Waspada child grooming, kenali tanda-tanda pelakunya sejak dini

6 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Kasus child grooming kembali menjadi sorotan dan viral di berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Fenomena ini mengingatkan banyak orang tua bahwa ancaman terhadap anak tidak selalu datang dari orang asing, melainkan bisa berasal dari lingkungan terdekat dan tampak aman.

Child grooming merupakan upaya terencana yang dilakukan orang dewasa untuk membangun kedekatan emosional dan kepercayaan anak, dengan tujuan memanipulasi serta mengeksploitasi mereka.

Di tengah maraknya penggunaan gawai dan media sosial oleh anak, sikap waspada orang tua menjadi kunci utama pencegahan.

Memahami apa itu child grooming sekaligus mengetahui sikap yang tepat untuk mengantisipasi pelakunya sangat penting agar orang tua mampu melindungi anak sejak dini dan tidak terlambat menyadari tanda-tanda yang muncul.

Berikut sejumlah sikap kewaspadaan yang perlu dicurigai dari tanda-tanda pelaku child grooming pada anak.

Poin-poin ini dirangkum dari berbagai sumber dan menjadi langkah penting untuk melindungi anak di masa pertumbuhannya.

Tanda-tanda pelaku ancaman child grooming

Mengenali pelaku child grooming memang bukan perkara mudah. Dalam banyak kasus, pelaku justru berasal dari lingkungan terdekat dan sudah dipercaya keluarga.

Karena itu, orang tua perlu meningkatkan kewaspadaan apabila ada orang dewasa di sekitar anak yang menunjukkan perilaku-perilaku tertentu berikut ini, terutama jika terjadi secara berulang dan terasa tidak wajar.

Meski tidak semua orang di sekitar anak memiliki niat buruk, orang tua tetap perlu bersikap lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Langkah ini bukan bentuk kecurigaan berlebihan, melainkan upaya perlindungan. Berikut beberapa tanda-tanda jika ada pelaku child grooming pada anak.

1. Sering memberikan hadiah kepada anak dan keluarga

Pemberian hadiah yang terlalu sering atau berlebihan patut dicurigai, terlebih jika tidak ada alasan jelas. Tindakan ini kerap digunakan pelaku untuk mengambil hati anak sekaligus membangun rasa ketergantungan emosional.

2. Menunjukkan perhatian berlebihan terhadap aktivitas anak

Pelaku biasanya tampak sangat antusias mengikuti keseharian anak, mulai dari kegiatan sekolah hingga hobi pribadi. Perhatian yang terlalu intens ini bertujuan untuk menciptakan kedekatan dan membuat anak merasa istimewa.

3. Melanggar batas sosial yang seharusnya

Misalnya sering datang ke rumah tanpa keperluan jelas, hadir di acara keluarga meski tidak diundang, atau berusaha selalu berada di sekitar anak. Perilaku ini dapat menjadi tanda pelaku ingin memperkuat kontrol dan kedekatan dengan korban.

4. Sering melakukan kontak fisik

Sentuhan seperti mengelus kepala, memeluk, memangku, atau memegang anak yang dilakukan berulang kali dan tanpa persetujuan patut diwaspadai. Kontak fisik ini sering digunakan untuk mengaburkan batasan antara perilaku wajar dan tidak pantas.

5. Menawarkan bimbingan atau pengasuhan dengan cara yang tidak wajar

Tawaran membantu belajar, mengasuh, atau menemani anak perlu diperhatikan jika dilakukan secara berlebihan atau tanpa melibatkan orang tua. Hal ini bisa menjadi cara pelaku untuk mendapatkan akses lebih dekat dan privat dengan anak.

Agar situasi tidak berkembang lebih jauh, orang tua perlu membekali anak dengan pemahaman tentang batasan dalam bersosialisasi. Anak harus mengetahui bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh orang lain serta siapa saja yang diperbolehkan membantu, misalnya dalam konteks medis dengan pendampingan orang tua.

Selain itu, dorong anak untuk berani bercerita apabila mengalami pengalaman yang membuatnya tidak nyaman, seperti mendengar lelucon bernuansa seksual, melihat konten pornografi, atau mendapatkan perlakuan tidak pantas dari orang dewasa.

Perlu dipahami bahwa banyak anak tidak menyadari dirinya sedang menjadi korban child grooming. Oleh karena itu, ketika anak mulai terbuka dan menceritakan pengalamannya, orang tua harus merespons dengan sikap tenang dan penuh empati.

Baca juga: Men-PPPA soroti pentingnya edukasi relasi kuasa respon kasus Gus Elham

Baca juga: Keluarga Kim Sae Ron tuntut permintaan maaf Kim Soo Hyun

Baca juga: Tips hangatkan makanan sahur hingga uji ketahanan Oppo A5 Pro direbus

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article