Ilustrasi(MI/LINA HERLINA)
UPAYA identifikasi korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan mengambil sampel ante mortem (data diri sebelum kematian) dari keluarga. Proses awal telah dimulai dari adik kandung sang co-pilot di Makassar, sambil menjangkau keluarga korban lain hingga ke Jawa Barat.
Tim identifikasi korban bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Mabes Polri telah diterjunkan untuk mempercepat proses pengenalan korban dalam musibah jatuhnya ATR 42-500 pada, Sabtu (17/1).
Kapolda Sulsel, Inspektur Jenderal Djuhandhani Raharjo Puro, dalam jumpa pers di Media Centre Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (18/1), mengonfirmasi bahwa pengambilan data ante mortem telah dimulai. Sampel pertama diambil dari adik kandung Co Pilot pesawat, Farhan Gunawan.
"Untuk pembuktian korban, telah disepakati RS Bhayangkara sebagai rujukan pelaksanaan uji ante mortem, didukung penuh oleh tim DVI dari Mabes Polri yang personelnya sudah dikirim," ujar Djuhandhani.
Tidak hanya berfokus di Sulawesi Selatan, proses pengumpulan data ditingkatkan dengan menjangkau keluarga korban yang berada di luar daerah. Polda Sulsel berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda seluruh Indonesia untuk menjemput bola.
"Salah satu contoh, hari ini Biddokes Polda Jawa Barat juga sedang mengambil sampel ante mortem dari salah satu keluarga korban di Bogor. Data nantinya akan dikirim ke kami di Sulsel," jelas Djuhandhani.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pencarian dan evakuasi. Kapolda menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pangdam XIV Hasanuddin dan Kepala Basarnas Makassar untuk membentuk pos terdepan (Pos Aju) guna memperlancar operasi penyelamatan di medan yang berat.
Pengerahan tim DVI dan pengambilan data ante mortem dari keluarga korban secara luas diharapkan dapat mempermudah dan mempersingkat proses identifikasi, memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu.
Kendati demikian, hingga kini Tim SAR gabungan di lapangan belum menemukan ada korban jiwa dalam kecelakaan yang dialami pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar itu, meski tim sudah menemukan serpihan pesawat. (H-2)

13 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·