Puluhan Alat Berat Dikerahkan Atasi Banjir di Sejumlah Daerah di Pantura Jawa Tengah

12 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Puluhan Alat Berat Dikerahkan Atasi Banjir di Sejumlah Daerah di Pantura Jawa Tengah Normalisasi Sungai Juwana sebagai langkah mengatasi banjir merendam Kabupaten Pati(Dok Istimewa)

INTENSITAS hujan masih tinggi di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) mengakibatkan banjir masih merendam sejumlah daerah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Kudus dan Pati, Kementerian PU kerahkan 20 alat berat untuk menambal sejumlah tanggul sungai yang jebol.

Pemantauan Media Indonesia Minggu (18/1) sejumlah alat berat diturunkan di sejumlah daerah di Jawa Tengah yang saat ini terlanda banjir, pulutan alat berat tersebut dikhususkan untuk melakukan penambalan tanggul sungai yang jebol akibat tidak kuat menahan gelontoran air saat intensitas hujan yang masih tinggi.

Hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur mengakibatkan banjir belum ada tanda-tanda surut di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah tersebut, sehingga menimbulkan gelombang pengungsian terus bertambah di sejumlah daerah karena riibuan rumah masih terendam banjir dengan ketinggian air 50-100 centimeter.

Berdasarkan catatan jumlah pengungsi akibat jebolnya tanggul sungai hingga menyebabkan banjir saat ini  di Kabupaten Pati mencapai 6.800 orang, Kabupaten Kudus 1.822 jiwa ( 606 keluarga) dan Kota Pekalongan 972 jiwa yang hingga saat ini masih bertahan, bahkan diperkirakan akan terus bertambah seiring belum surutnya air merendam rumah mereka.

"Di tempat kami setidaknya ada 30 kerusakan tanggul sungai dengan panjang 10-15 meter, hingga banjir tidak mudah surut karena intensitas hujan  dan volume air di sungai masih tinggi," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Pelaksanaan BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo Minggu (18/1) bahwa akibat banyaknya tanggul sungai yang jebol karena tidak kuat menahan gelontoran air tersebut, banjir di 136 desa di 20 kencamatan dengan total sekitar 78.000 rumah hingga kini masih terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Budi Suheryanto secara terpisah mengatakan akibat intensitas hujan yang masih tinggi dan belum teratasinya sejumlah tanggul sungai yang jebol serta luapan sungai, banjir di daerah ini kembali meninggi. "Banjir kembali tinggi, bahkan jalur rel kereta api kembali terendam dan perjalanan kereta api dibatalkan," tambahnya.

Kerahkan Alat Berat 
Mengatasi banjir akibat jebolnya tanggul sungai di sejumlah daerah tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengerahkan sedikitnya 20 alat berat untuk melakukan perbaikan dan penambalan tanggul secara darurat.

Langkah percepatan penambalan dan perbaikan dengan mengerahkan puluhan alat berat ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan banjir yang berada di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah tersebut, karena intensitas hujan yang tinggi dan banyaknya tanggul jebol membuat banjir belum surut hingga puluhan ribu warga terdampak.

"Sebagai bagian dari respons cepat Kementerian PU, BBWS Pemali Juana telah mengerahkan 20 unit alat berat untuk menutup tanggul sungai yang jebol, membersihkan sampah yang menyumbat jembatan dan gorong-gorong serta melakukan penggalian alur sungai guna memperlancar aliran air sejak awal bencana," kata  Kepala BBWS Pemali Juana Sudarto.

Tidak hanya itu, ungkap Sudarto, sejumlah alat berat juga diturunkan untuk membuka akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara yang sebelumnya tertutup timbunan material longsor yang cukup masif hingga mengakibatkan ribuan warga terisolasi saat ini berangsur pulih dan kini dikakukan perbaikan infrastruktur yang ada.

Langkah dilakukan BBWS Pemali Juana, menurut Sudarto, yakni berkolaborasi dengan BPBD melakukan pengalihan alur sungai menggunakan krib dan bronjong yang selanjutnya akan dibangun jalan darurat di atasnya agar dapat dilalui kendaraan roda empat. "Juga penanganan longsoran tanggul Sungai Suwatu di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati," tambahnya.

Berdasarkan rapat koordinasi bersama di Kantor DPRD Kudus pada 16 Januari 2026 lalu, demikian Sudarto, disepakati bahwa sebagian besar wilayah terdampak banjir di Kudus telah berhasil ditangani dan genangan air berangsur surut.l, sehingga akan melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Juwana yang melintasi Kabupaten Kudus dan Pati. (H-2)

Read Entire Article