Ponpes Al-Idrisiyyah Tasikmalaya Gelar Kick Off Transformasi Pendidikan Menuju Kebangkitan Global

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ponpes Al-Idrisiyyah Tasikmalaya Gelar Kick Off Transformasi Pendidikan Menuju Kebangkitan Global Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, Pimpinan Pesantren Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman dan santri Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah gelar Kick Off transformasi pendidikan menuju kebangkitan glob(MI/Kristiadi)

PESANTREN Tarekat Al-Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan. Transformasi itu berbasis kurikulum yang mengusung 'Bertasawuf, maju, unggul dan mendunia'. Transformasi akan menjadi tantangan dunia pendidikan era industri, digitalisasi serta masa depan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengapresiasi transformasi Ponpes Idrisiyyah dan ini menjadi model pesantren lebih maju hingga menghasilkan calon pemimpin masa depan, lebih jauhnya bisa memotivasi, inspirasi kepada 13.000 pesantren lain di Jawa Barat. Transformasi tersebut ada tiga hal yang disampaikan Syekh yakni pendidikan pesantren konvensional umum dan bukan ahlak mulia tapi anak juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Anak-anak harus bisa bersaing di kancah lokal, regional, nasional atau global, fokus tranformasi untuk mendorong sekolah model dan sekolah terverifikasi sejak SMP, MTs sesuai minat anak, kalau di sekolah konvensional umum spesialisasinya di SMA, SMK. Pesantren didorong sejak MTs, agar bagus anak bisa tumbuh kembang sesuai minat bakatnya," katanya, di Ponpes Al Idrisyyah, Sabtu (17/1).

Ia mengatakan, transformasi pendidikan tentang penguatan karakter anak menjadi tantangan masa depan luar biasa mereka ada di lingkungan pergaulan, bukan lokal tapi global. Karena, perkembangan media sosial dan teknologi informasi, maka penting menyiapkan bekal anak agar bisa berkompetisi di kancah nasional atau global.

"Anak-anak harus memiliki karakter yang kuat, karakter Islami, orang Islam nyunda, sunda yang Islami dan kaidahnya ada pada guru Syekh, jauh lebih paham dan kami menyarankan supaya ada intergrasi pola pendidikan pancawaluya, mengoptimalkan mencetak agar anak menjadi cager, bager, bener, pinter tur singer dan di pesantren ini religius, peningkatan budaya keren banget," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Idrisiyyah Syekh Akbar Muhammad Fathurahman mengatakan, santri adalah aset terbesar dunia pendidikan Islam dan persiapan matang hari ini sebagai kunci karena santri akan memegang kendali dunia di masa depan. Kebangkitan Islam harus dimulai dari Indonesia, dan pusat pergerakannya ada di Jawa Barat karena Islam membawa rahmat, bukan ketakutan.

"Santri sebagai aset terbesar karena akan memegang dunia di akhir zaman dan kita menyiapkan diri sebaik mungkin. Karena, sekarang bukan saatnya berjalan untuk bersaing tapi harus berkolaborasi lantaran Islam bukan menjadi teror, tetapi menjadi penyebar kasih sayang bagi sesama manusia. Mari kita bersama-sama menyambut masa keemasan Islam di Indonesia dengan menggelar pendidikan Islam berkualitas untuk dunia," katanya.

Sementara itu, Mudir Pesantren Pria, Ponpes Tarekat Al-Idrisiyyah, Ustaz Deden Hidayatullah mengatakan, transformasi pendidikan pesantren berbasis kurikulum minat dan kebutuhan zaman dirancang agar tidak hanya kuat dalam nilai keislaman, tapi relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi. Karena, pendidikan harus menyesuaikan zaman dan santri perlu difasilitasi sesuai minat agar mereka siap menghadapi masa depan.

"Pondok Pesantren Tarekat Al-Idrisiyyah mengedepankan pendekatan modern mampu mencetak santri berakhlak kuat, berwawasan luas, siap bersaing tingkat nasional maupun global. Para santri apapun cita-citanya ke depan mau kuliah di dalam negeri maupun luar negeri akan didampingi, tapi fondasi keimanan harus kuat meski sistem pendidikan masih berjalan terpisah antara pengajian hingga pendidikan formal," pungkasnya. (AD/E-4)

Read Entire Article