Polisi ringkus pencuri motor yang tembak warga di Palmerah

1 week ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pencuri sepeda bermotor bersenjata api yang menembak warga menggunakan pistol di Palmerah, Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan, kedua pelaku yang berinisial VV dan RC ditangkap di luar wilayah Jakarta setelah melarikan diri.

"Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Jatanras Polda DIY berhasil menangkap pelaku curanmor yang menembak seorang warga di Palmerah Jakarta Barat," kata Iman.

Adapun tersangka VV ditangkap di sebuah hotel di kawasan Gondokusuman, Yogyakarta, pada Jumat (9/1). Sementara RC dibekuk di Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu (10/1).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku VV berperan sebagai joki sekaligus eksekutor yang memegang senjata api, sedangkan RC bertugas sebagai pemetik atau pengambil motor korban.

Baca juga: Polisi ringkus pencuri motor bersenjata api di Cengkareng

"VV melakukan penembakan sebanyak tiga kali terhadap korban. Sementara RC pemetik motor korban," kata Iman.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, komplotan ini rupanya telah melakukan aksi curanmor di empat lokasi berbeda, mulai dari Jakarta Barat hingga Jakarta Timur pada hari yang sama saat kejadian penembakan di Palmerah.

Lokasi aksi mereka mencakup wilayah Jakarta Barat yaitu di Tomang, Tanjung Duren, Palmerah, hingga Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita tujuh unit sepeda motor yang merupakan hasil pencurian. "Ada tujuh unit motor curian yang berhasil diamankan dari kedua pelaku," ucap Iman.

Barang bukti lainnya, yakni dua pucuk senjata api rakitan, 12 butir peluru, satu set kunci letter T beserta 15 anak kunci, serta pakaian yang digunakan saat beraksi juga disita.

Kronologi

Peristiwa penembakan bermula saat komplotan ini beraksi di Jalan Andong II, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Rabu (7/1) pagi. Para pelaku berkeliling mencari motor yang terparkir, lalu merusak lubang kunci menggunakan kunci letter T.

Baca juga: Polisi usut kasus pencurian motor bersenjata api di Jelambar Jakbar

"Pada pagi hari pelaku dengan menggunakan sepeda motor keliling mencari kendaraan sepeda motor yang terparkir, di mana ketika menemukan sepeda motor, pelaku mengambil motor dengan cara merusak lubang kunci menggunakan alat kunci letter T," kata Iman.

Aksi pencurian itu pun sempat diketahui korban yang mendengar suara mesin motornya menyala. Korban lantas keluar rumah dan mendapati motornya sudah dibawa kabur.

"Korban bersama warga, termasuk saksi M, sempat mengejar dan berhasil menahan pelaku agar tidak kabur," lanjut dia.

Namun dalam situasi terdesak, pelaku VV nekat mengeluarkan senjata api rakitan dan menembak secara membabi buta ke arah warga untuk meloloskan diri.

"Korban berusaha mengejar dan pelaku berhasil diamankan, tetapi pelaku berontak dan berusaha kabur mengeluarkan senjata api dan pelaku menembak sebanyak tiga kali ke arah saksi M yang membantu korban untuk mengamankan pelaku," ungkap Iman.

Tembakan tersebut pun mengakibatkan seorang warga yang ikut mengejar mengalami luka pada bagian kaki. Sementara, para pelaku berhasil melarikan diri dari kepungan massa usai mengancam menggunakan senjata api.

Baca juga: Komplotan pencuri motor beraksi gunakan senjata api di Jakbar

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 479 KUHP dan atau Pasal 468 KUHP dan terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kini, kedua pelaku ditahan di Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article