Penyebab Gojo Satoru Tewas, Karakter Andalan Jujustu Kaisen Hadapi Ryomen Sukuna

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penyebab Gojo Satoru Tewas, Karakter Andalan Jujustu Kaisen Hadapi Ryomen Sukuna Gojo Satoru(Doc IMDB)

KEMATIAN Gojo Satoru di chapter 236 manga Jujutsu Kaisen menyisakan duka mendalam bagi penggemar anime di seluruh dunia. Gojo, yang dikenal dengan teknik Infinity (Mukagen) yang membuatnya mustahil disentuh, akhirnya harus mengakui keunggulan Raja Kutukan, Ryomen Sukuna. Namun, bagaimana mungkin seseorang yang memiliki pertahanan mutlak bisa dikalahkan?

Siapa Gojo Satoru dan Mengapa Ia Begitu Kuat?

Gojo Satoru bukan sekadar penyihir biasa. Ia adalah pemegang dua bakat langka yang hanya muncul ratusan tahun sekali: Six Eyes (Rikugan) dan Limitless (Mukagen). Kombinasi ini memungkinkannya memanipulasi ruang pada tingkat atom dan memiliki energi kutukan yang hampir tidak terbatas karena efisiensi yang sempurna.

Selama bertahun-tahun, Gojo dianggap sebagai "puncak" kekuatan dalam dunia jujutsu, yang membuat kematiannya menjadi peristiwa yang mengubah peta kekuatan secara drastis.

Penyebab utama kematian Gojo Satoru adalah teknik World Cutting Slash (Tebasan Pembelah Dunia) milik Sukuna. Teknik ini bukan sekadar tebasan biasa yang mengincar tubuh fisik Gojo, melainkan serangan yang mengincar "ruang" atau "seluruh dunia" di mana Gojo berada.

Peran Mahoraga sebagai Cetak Biru

Sukuna menyadari bahwa ia tidak bisa menembus Infinity Gojo dengan cara konvensional. Oleh karena itu, ia menggunakan teknik sepuluh bayangan (Ten Shadows) milik Megumi Fushiguro untuk memanggil Eight-Handled Sword Divergent Sila Divine General Mahoraga.

Mahoraga memiliki kemampuan unik untuk beradaptasi dengan fenomena apa pun. Sukuna sengaja membiarkan Mahoraga beradaptasi dengan Infinity Gojo. Setelah Mahoraga menemukan cara untuk menetralisir pertahanan Gojo, Sukuna tidak langsung meniru cara tersebut, melainkan menunggu Mahoraga menunjukkan metode adaptasi kedua yang bisa ia terapkan pada teknik aslinya (Cleave dan Dismantle).

Mekanisme World Cutting Slash: Melampaui Infinity

Pada momen krusial, Mahoraga menunjukkan kemampuan untuk memperluas target teknik kutukannya. Alih-alih menebas Gojo, Mahoraga menebas "ruang" itu sendiri. Sukuna, yang merupakan jenius dalam teknik kutukan, langsung mempelajari metode ini.

Gojo Satoru tewas karena ia tidak menduga bahwa Sukuna bisa memperluas skala serangannya. Bagi Infinity, serangan yang mengincar objek akan selalu terhalang oleh jarak tak terbatas. Namun, jika yang diserang adalah "ruang" di mana jarak itu berada, maka pertahanan Gojo menjadi tidak relevan. Tubuh Gojo terbelah menjadi dua di bagian pinggang dalam satu serangan instan.

Momen Terakhir: Alam Bawah Sadar di Bandara

Sebelum dikonfirmasi tewas, pembaca diperlihatkan adegan di sebuah bandara imajiner. Di sana, Gojo bertemu dengan teman-temannya yang sudah gugur seperti Suguru Geto, Nanami Kento, dan Haibara Yu. Dalam percakapan tersebut, Gojo mengakui bahwa Sukuna sangat kuat dan ia merasa puas bisa bertarung dengan lawan yang mampu memberikan segalanya, meski ia merasa kasihan karena Sukuna tidak bisa merasakan cinta karena kekuatannya yang luar biasa.

Penyebab Gojo Satoru tewas adalah kombinasi dari kecerdasan taktis Ryomen Sukuna dan kemampuan adaptasi Mahoraga yang berhasil menciptakan celah pada teknik Limitless. Kematian ini membuktikan bahwa dalam dunia Jujutsu Kaisen, strategi dan pemahaman mendalam tentang teknik kutukan sering kali lebih menentukan daripada sekadar besarnya energi kutukan. (Z-4)

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

Read Entire Article