Jepretan layar.(Manchester United.)
MANCHESTER United memberikan pelajaran berharga tentang efisiensi dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford. Di bawah arahan Michael Carrick, Setan Merah tampil dengan identitas yang jelas: disiplin bertahan dan mematikan dalam transisi.
1. Formasi Fleksibel 4-5-1: Menutup Jalur Half-Space
Carrick menyadari bahwa kekuatan utama City terletak pada eksploitasi half-space oleh Kevin De Bruyne dan Phil Foden. Untuk meredam ini, United menumpuk lima pemain di lini tengah saat kehilangan bola. Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes bermain lebih dalam untuk membantu Casemiro, menciptakan barisan barikade yang membuat City hanya bisa memutar bola di area luar tanpa bisa masuk ke kotak penalti.
2. Jebakan Offside dan Disiplin Garis Pertahanan
Meskipun dua gol United sempat dianulir VAR karena offside, strategi garis pertahanan yang diterapkan Carrick sangat berisiko namun efektif. Harry Maguire dan Lisandro Martinez tampil sangat sinkron, memaksa Erling Haaland terjebak dalam posisi pasif. City menguasai 68% bola, namun hanya mampu mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran, bukti bahwa United berhasil memaksa City melakukan tembakan-tembakan spekulasi dari jarak jauh.
3. Transisi Kilat: Eksploitasi Kecepatan Mbeumo dan Dorgu
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik. Carrick menginstruksikan pemain sayapnya untuk tetap berada di garis tinggi saat City menyerang, sehingga saat bola berhasil direbut, United memiliki target instan untuk melakukan long ball di belakang garis pertahanan City yang tinggi.
| Filosofi | Reactive & Clinical Counter | Proactive & Positional Play |
| Defensive Line | Deep Low-Block | High Pressing Line |
| Zona Serang Utama | Sayap & Transisi Cepat | Half-spaces & Central Overload |
| Efektivitas | Sangat Tinggi (2 Gol dari 6 SOT) | Rendah (0 Gol dari 3 SOT) |
Kesimpulan: Kemenangan Kedewasaan Taktik
Michael Carrick membuktikan bahwa ia telah menyerap ilmu dari para mentornya. Ia tidak mencoba untuk "mengadu mekanik" penguasaan bola dengan Pep, melainkan mencari celah pada kelemahan City dalam mengantisipasi serangan balik. Dengan Patrick Dorgu yang memberikan dimensi fisik di sisi kiri, United kini memiliki profil pemain yang sempurna untuk skema heavy metal football yang lebih terukur.
(Cah/P-3)

1 day ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·