Ilustrasi(Website Puskesmas Sei Lekop Kota Batam)
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di Kota Batam mengungkap sejumlah kasus penyakit yang sebelumnya tidak disadari oleh masyarakat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir, sebanyak 20 warga Batam harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan setelah terdeteksi memiliki kondisi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Pelaksanaan CKG ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyakit tidak menular yang difokuskan pada pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh, serta skrining kesehatan dasar lainnya. Berdasarkan data sementara dari Dinas Kesehatan Kota Batam, sebagian besar warga yang dirujuk diketahui mengalami hipertensi, diabetes melitus, gangguan metabolik, serta indikasi penyakit jantung dan ginjal tahap awal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam menyebutkan bahwa temuan ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin. Banyak peserta CKG mengaku tidak merasakan gejala apa pun sebelum menjalani pemeriksaan. Padahal, penyakit tidak menular sering berkembang secara perlahan tanpa tanda awal yang jelas, sehingga baru terdeteksi ketika dilakukan skrining medis.
Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit tidak menular menyumbang lebih dari 70 persen penyebab kematian di Indonesia. Hipertensi dan diabetes menjadi dua penyakit dengan prevalensi tertinggi, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat aktivitas fisik rendah dan pola konsumsi yang kurang sehat. Kota Batam sebagai kawasan industri dan urban dinilai memiliki risiko serupa.
Program CKG di Batam melibatkan tenaga medis dari puskesmas, rumah sakit daerah, serta dukungan relawan kesehatan. Warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan risiko sedang hingga tinggi langsung diberikan surat rujukan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Selain rujukan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, termasuk anjuran aktivitas fisik dan pengaturan pola makan.
Dinas Kesehatan Kota Batam menyatakan program CKG akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai kecamatan. Pemerintah daerah berharap skrining kesehatan gratis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini, sehingga penyakit dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan membebani sistem kesehatan.
Temuan 20 kasus rujukan ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi masyarakat usia produktif yang kerap mengabaikan kondisi kesehatannya.
Sumber:
Dinas Kesehatan Kota Batam, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

12 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·