Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih, Relawan Targetkan Tuntas saat Ramadan

1 day ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih, Relawan Targetkan Tuntas saat Ramadan Mobil relawan Komunitas Weekdays Adventure Indoonesia (Indonesia Offroad Federation-IOF, Jakarta), melintasi jalur yang pinggirannya penuh kayu gelondongan banjir di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

SEPEKAN lagi menjelang 2 bulan paska bencana banjir besar Sumatra, penderitaan warga di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih belum berakhir. Hingga hari ke 53, apaya yang diklaim pemerintah sudah membaik, ternyata masih jauh panggang dari apai.

Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar. Persoalan paling sering antara lain adalah kelangkaan air bersih, jamban dan sanitasi lainnya. 

Kondisi demikian terjadi di hampir seluruh paling timur wilayah Provinsi Aceh itu. Bahkan di Kota Kuala Simpang Ibukota Kabupaten Aceh Tamiang sekalipun cukup langka air bersih. 

Hampir semua sumur manual milik pribadi dan di tempat umum terjadi kerusakat cukup parah atau tertimbun sampah sedimentasi lumpur dan sampah banjir. Hanya sedikit sekali sumur yang masih tersisa. 

Sumber air PDAM juga terhenti akibat jaringan pipa hancur dan patah dihantam bencana kala itu. Di Kecamatan Karang Baru yang merupakan kawasan Kantor Bupati Aceh Tamiang juga Sangat sulit mendapatkan air bersih. 

"Hanya beberapa rumah saja yang pipapany masih utuh danmasih mengalir air setelah mesin PDAM hidup kembali beberapa hari terakhir. Sedangkan mereka yang masih rusak pipa jaringan dan tidak ada sumur terpaksa menadah air kala turun hujan dan mengambil air sumur bekas, laluenysring atau mengendap beberapa hari" tutur Sahal Muhammad, penyuluh Agama Kemenag Aceh Tamiang. 

Lebih sulit lagi di Kecamatan Sekrak dan Kecamatan Bandar Pusaka, hingga kini para korban banjir masih mengandalkan air sumur bekas terendam banjir walau bau tidak sedap. Setelah diambil dari sumur bekas hantaman banjir, lalu di saring dan dipendam satu atau dua hari agar hilang rasa pekat dan mengusir bau tidak sedap. 

Merespon kondisi demikia, kelompok relawan dari Komunitas Weekdays Adventure Indoonesia (Indonesia Offroad FederationFederation-IOF, Jakarta) mulai turun ke pedalaman Sekrak Bandar Pusaka. Untuk kali ini mereka ingin membangun sejumlah sumumur bor kepada warga setempat. 

Diantara desa yang telah dilakukan survei lapangan, kawasan Desa Babo Kecamatan Bandar Pusaka paling mendesak kebutuhan sumur bor. Pasalnya di lokasi terpencil itu jarang diketahui oleh pengambil kebijakan dan sulit diketahui oleh pihak luar. 

Adapun kualifikasi sumor bor yang akan di bangun itu ada kategori. Petama adalah kedalaman 10 atau 12 meter dengan kebutuhan biaya Rp 6 juta peer unit. Lalu ada juga lebih dalam lagi mencapai 60 hingga 70 meter meter dengan kebutuhan dana Rp 20 juta. 

Asep Sukana,1 dari relawan Komunitas Weekdays Adventure Indoonesia (Indonesia Offroad Federation-IOF, Jakarta), kepada Media Indonesia, menuturkan pihaknya akan mempercepat pembangunan sumur-sumur bor praktis itu. Pasalnya sekitar sebulan lagi akan menghadapi bulan Ramadhan. 

Saat bulan suci Ummat Islam itu diharapkan tidak ada lagi korban banjir yang krisis air bersih dan air minum. Meskipun korban banjir, mereka juga memerlukan hidup tanang, nyaman dan khusyu' beribadah. 

"Agar di lapangan cepat selesai, kadang harus tidur di masjid. Kini sedang menanti pasokan barang sampai ke lokasi. Setelah barang tiba langsung melakukan pekerjaan" tutur Asep Sukana. 

Dikatakan Asep, untuk terlaksana pembangunan ini mereka bekerja sama dengan NGO Pondok Sedekah Bekasi Jawa Barat. Ada juga pelayanan medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. 

"Kami terus Bergerak memberikan Dampak manfaat untuk membersamai warga penyintas bencana Aceh Tamiang. Lalu menyampaikan bahwa orang-orang Baik masih membersamai Mereka di masa-masa Sulit pasca Banjir Besar ini" tutur Asep Sukana. 

Dikatakan Asep, Joint Operation Sinergi Kebaikan nntara Pondok Sedekah Indonesia dengan Weekdays Adventure Indonesia atau Indonesia Offroad Federation, menghantarkan donasi orang-orang baik hingga pelosok agar, bantuan tersampaikan tepar sasara. 

Menurutnya berdasarkan kemampuan dan pengalaman Berkendara 4x4 Offroad, merekamenggapai kampung-kampung  pelosok guna menyapa mereka dan menyampaikan bahwa diluar sana masih ada merek yang peduli korban banjir. 

Sekitar 1 bulan terakhir, mereka telah melakukan operasi kemamusiaan Kebencanaan di wilayah Aceh Tamiang. Di antara kegiatan yang dilakukan yaitu menyalurkan bantuan beragam jenis seperti diantaranya yaitu, Sumur Bor Air Bersih, MCK Darurat, Genset listrik, Lampu Penerangan dan Bakti sosial Kesehatan.

Kemudian Bantuan perlengkapan belajar mengajar Sekolah Darurat, Perbaikan Sarana dan Prasarana Masjid, Kompor, dan Peralatan masak lainnya. Sumber dana atau bantuan barang itu dari sedekah pribadi dan donasi puluhan kelompok atau lembaga swasta. (MR/)

Read Entire Article