Tantangan Terbesar bagi Pemimpin adalah Mendengarkan

1 month ago 14
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tantangan Terbesar bagi Pemimpin adalah Mendengarkan Hendri Satrio(Antara)

Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA Fikom Unpad) Hendri Satrio atau akrab disapa Hensa menekankan bahwa kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif. Pernyataan itu disampaikan Hensa saat menjadi pembicara dalam acara Fikom Unpad Connection: Menjaring Ide Re-Imajinasi Fikom Unpad yang digelar untuk mendengar langsung visi dan rencana kerja dari calon-calon dekan periode mendatang.

Menurut Hensa, mendengarkan bukan sekadar mendengar suara, melainkan benar-benar memahami pesan yang disampaikan. Ia bahkan mengutip pepatah besar yang terpampang di The Johns Hopkins University Center for Communication Programs (JHU-CCP), yaitu learn to listen and listen to learn, yang secara harafiah berarti belajar untuk mendengarkan dan mendengarkan untuk belajar.

“Saya percaya yang paling susah dalam sebuah proses komunikasi adalah mendengarkan, menjadi penerima pesan, itu yang paling susah. Makanya, itu ada plang besar sekali di The Johns Hopkins University Center for Communications Programs yaitu 'learn to listen and listen to learn',” ujar Hensa, Jumat (21/11).

“Tantangannya menurut saya sebagai pemimpin itu adalah mendengarkan. Dan mendengarkan ini, ya tidak mudah,” tegasnya.

Henri menegaskan bahwa tantangan menjadi pemimpin, termasuk dekan fakultas, terletak pada kemauan dan kemampuan untuk mendengarkan berbagai aspirasi. Lebih jauh, Hensa menegaskan prinsip mendengarkan ini juga berlaku di semua tingkatan kepemimpinan, termasuk di level nasional. Menurutnya, hanya dengan mendengarkan rakyat dan anggotanya, seorang pemimpin dapat membangun komunikasi dua arah yang efektif dan berhasil.

“Pemimpin di semua level, termasuk level nasional wajib mendengarkan rakyat, mendengarkan anggotanya sebab mendengarkan adalah kunci keberhasilan komunikasi dua arah,” katanya dengan tegas.

Berpindah ke konteks pemilihan dekan, Hensa menilai proses tersebut pada dasarnya adalah “bisnis harapan”, di mana harapan yang paling diterima oleh pemilih akan menentukan pemenang.

“Biasanya kalau pemilihan itu, saya percaya ini adalah bisnis harapan. Jadi siapa yang harapannya paling diterima, biasanya itu yang menang,” katanya.

Maka dari itu, Hensa mengungkapkan alasan IKA Fikom Unpad mengambil inisiatif menggelar forum tersebut agar para alumni dapat mendengarkan langsung rencana kerja dari tiga calon Dekan Fikom Unpad, yakni Nindi Aristi, Trie Damayanti, dan Herlina Agustin di hadapan Dekan Fikom Unpad saat ini, Dadang Rahmat Hidayat.

“Nah, atas dasar itu kemudian teman-teman di IKA FIKOM itu mau dengar, ini Bagaimana sih sebetulnya sih apa yang akan dilakukan oleh para Calon Dekan. Saya bilang, ini kan calon-calon dekan kan ini sudah yang terbaik, walaupun kita harus dengarkan lagi. Jadi saya tidak langsung iya, terus teman-teman mengatakannya, ya minimal kita tahu kan, akan melakukan apa-apa,” jelasnya.

Ia pun mengajak calon dekan yang terpilih nanti untuk terus menjalin komunikasi dengan IKA Fikom Unpad, terutama di tengah situasi saat ini ketika semua pihak sedang bekerja keras memperbaiki negeri.

“Dan kita harus tahu memang saat ini rakyat, pemerintah, dunia usaha sedang bekerja untuk memperbaiki negeri. Para ibu, teman teman, calon dekan, silahkan nanti kalau sudah terpilih, kontak ke IKA Fikom,” katanya.

Hensa memaparkan tiga kekuatan utama IKA Fikom Unpad: pertama, waktu yang secara ajaib selalu dimiliki para alumni untuk organisasi ini; kedua, cerita yang terus disebarkan oleh setiap anggota sehingga nama IKA Fikom semakin dikenal dan berkembang pesat di dunia per-alumnian; serta ketiga, jaringan pertemanan yang terus bertambah dengan munculnya anggota baru yang satu per satu dirangkul. Ia berharap kekuatan tersebut dapat terus mendukung fakultas di era dekan baru nanti.

“Saya ucapkan terimakasih, hormat dan luar biasa untuk ibu ibu calon dekan, saya pesankan mangga mengenal IKA Fikom, kami akan bantu dengan luar biasa,” pungkasnya. (E-3)

Read Entire Article