Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan perkembangan geopolitik global turut memengaruhi pertumbuhan penanaman modal asing pada 2025. Seperti diketahui PMA pada 2025 tercatat Rp256,3 triliun atau tumbuh 4,3% yoy. Pertumbuhan tersebut lebih lambat dibandingkan 2024 sebesar 21% yoy.
"Sebetulnya kalau kita lihat bersama kan memang faktor geopolitik, geokonomi, faktor economic tension yang masih ada itu juga tentunya mempengaruhi," ujar Rosan di Gedung Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta pada Kamis (15/1/2026).
Namun ia menegaskan bahwa nominal PMA yang masuk masih sesuai dengan target awal.
"Tetapi kalau kita lihat bahwa target yang masuk ini, sebenarnya target yang masuk baik dari dalem-dalem maupun dari luar negeri masih align dengan rencana-rencana kita," tegasnya.
Selain itu, Rosan juga menekankan bahwa terjadi peningkatan signifikan tiap tahunnya dari segi angka.
"Sepuluh tahun terakhir dari 2014-2024 investasi yang masuk Rp9.109 triliun Sementara dari 2024-2029 angka Bappenas investasi Rp13.000 triliun lebih. Kenaikan persentase lebih kecil tapi amountnya meningkat," ucapnya.
(ras/wur)
[Gambas:Video CNBC]

4 days ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)




English (US) ·