Ilustrasi(Dok Ist)
PADA 2025, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA telah memberikan beasiswa kepada 700 mahasiswa berprestasi dari seluruh Indonesia. Nantinya, ratusan Bakti Champions 2025 akan tergabung dalam jaringan alumni yang dapat mendampingi Bakti Champions angkatan selanjutnya dalam pengembangan karier dan kontribusi sosial.
Pada National Summit Beasiswa Bakti BCA 2025, BCA sekaligus mengukuhkan Bakti Champions Community sebagai wadah kolaborasi dan jejaring alumni Beasiswa Bakti BCA.
Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menjadi penutup rangkaian kegiatan pembinaan dan pengembangan bagi seluruh Bakti Champions sepanjang 2025.
Kegiatan National Summit Beasiswa Bakti BCA 2025 bertujuan untuk memperkuat hubungan antara BCA dan para Bakti Champions. Kegiatan tersebut diisi dengan materi pengembangan kompetensi yang relevan untuk kesiapan karier, serta penanaman kesadaran berkontribusi untuk negeri yang selaras dengan nilai Bakti BCA. Selain itu, BCA juga memberikan apresiasi atas kontribusi dan prestasi peserta selama mengikuti Bakti Champion Program 2025.
“BCA percaya, Bakti Champions sebagai generasi muda memiliki potensi yang sangat besar untuk membawa perubahan positif bagi bangsa ini. Melalui program Beasiswa Bakti BCA, kami tidak hanya mendukung para Bakti Champions secara finansial, tapi juga memperkaya soft skills mereka. Selama satu tahun terakhir, Bakti Champions 2025 telah mengikuti sejumlah program pengembangan diri dan pelatihan yang bermanfaat sebelum mereka memasuki dunia kerja, mulai dari Transformational Workshop, Financial Literacy, Community Empowerment, BCA Company Visit, Team Coaching & Mentoring, dan program pendukung lainnya,” ungkap Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, dilansir dari keterangan resmi, Jumat (21/11).
Sementara itu, Direktur BCA, Vera Eve Lim berharap para Bakti Champions 2025 dapat mengaplikasikan seluruh ilmu yang telah diperoleh dan jejaring yang telah dibangun selama mengikuti rangkaian program Beasiswa Bakti BCA, saat nantinya mereka memasuki dunia kerja. Seiring dengan dinamika zaman yang terus berubah, ia menekankan pentingnya Bakti Champions untuk bersikap kritis sambil membuka diri atas segala kesempatan di masa mendatang.
“Dalam menghadapi dunia profesional, growth mindset menjadi bekal penting. Dengan semangat untuk terus belajar dan berkembang, setiap tantangan bukan lagi penghalang, melainkan peluang untuk memperkuat diri dan membuka jalan menuju masa depan. Jika kita mampu membuka diri dan mau berkolaborasi, kita dapat belajar melihat suatu permasalahan dari beragam sudut pandang. Dengan demikian, kita mampu tumbuh bersama menjadi individu yang adaptif dan bijaksana,” kata Vera.
Adapun Duta Bakti BCA, Nicholas Saputra menambahkan, setiap zaman memiliki tantangannya sendiri. Generasinya barangkali menghadapi tantangan berbeda dibanding generasi Bakti Champions 2025.
“Oleh karena itu, sebaik-baiknya investasi untuk masa depan Indonesia adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dalam menghadapi tantangan zamannya. Generasi muda harus mampu beradaptasi dan berpikir kreatif agar tak tertinggal dari arus perubahan yang kerap datang tanpa peringatan,” tegasnya.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn menjelaskan, pengukuhan Bakti Champions Community merupakan komitmen perusahaan untuk menegakkan salah satu pilar Bakti BCA, yakni Bakti Pendidikan, secara berkelanjutan.
“BCA ingin memastikan agar semangat berbagi pengetahuan para Bakti Champions terus terjaga sekalipun mereka telah memasuki dunia profesional nantinya. BCA berharap, nilai-nilai yang telah tertanam selama mengikuti program ini dapat dilanjutkan kepada penerima Beasiswa Bakti BCA berikutnya,” ujar Hera.
Selain beasiswa, program unggulan BCA lain di bidang pendidikan yakni Sekolah Bakti BCA, BCA Berbagi Ilmu, Pemberdayaan Disabilitas, Edukasi Literasi Keuangan, Program Magang Bakti BCA, Program Pendidikan Bisnis Perbankan, dan Program Pendidikan Teknologi Informasi. Deretan program tersebut merupakan wujud nyata komitmen BCA untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. (H-2)

1 month ago
15





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·