Salah satu karya seni yang ditampilkan dalam pameran Prosperous Horse Year yang digelar K Mall dan Linda Gallery.(MI/HO)
MEMASUKI 2026 yang dalam penanggalan Tionghoa ditandai sebagai Tahun Kuda Api, simbol keberanian dan gerak tanpa henti diterjemahkan ke dalam narasi visual yang memukau.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Eksibisi ini berlangsung mulai 19 Januari hingga 8 Februari 2026 di K Space, Ground Floor, K Mall at Menara Jakarta.
Mengambil momentum Imlek, pameran hasil kolaborasi dengan Linda Gallery ini berusaha melampaui sekadar perayaan simbolis atau dekorasi musiman, melainkan menjadi ruang refleksi atas energi baru dan semangat memulai kembali.
Wahyu Setiadi, Center Experience Manager K Mall at Menara Jakarta, menjelaskan bahwa kehadiran pameran ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan program seni berkualitas di ruang publik.
Sebagai pusat perbelanjaan dengan konsep terbuka dan futuristik, lokasi ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati karya seni dalam suasana yang nyaman namun tetap intim.
“Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman visual yang bermakna, relevan, dan memperkaya pengalaman berkunjung. Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan bisa menjadi ruang pertemuan antara seni dan publik,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya.
Jembatan Tradisi dan Modernitas
Pemilihan tema "Kuda" bukan tanpa alasan. Owner Linda Gallery, Linda Ma, menyebutkan bahwa karakter kuda sangat relevan dengan dinamika Tahun Kuda Api yang diasosiasikan dengan determinasi dan kemajuan. Melalui medium seni, nilai-nilai tradisional tentang keberuntungan dan berkah coba dijembatani dengan pendekatan artistik yang modern.
“Kuda merepresentasikan energi, harapan, dan semangat progress, nilai-nilai universal yang penting saat memasuki tahun yang baru,” ungkap Linda.
Dalam pameran ini, pengunjung disuguhi karya dari sejumlah seniman ternama asal Tiongkok, seperti Ren Zhe, Cai Zhi Song, dan Jiang Shuo.
Karya patung yang ditampilkan memiliki karakter kuat dengan detail ekspresif, mulai dari figur kuda yang gagah, sosok prajurit, hingga representasi manusia dengan simbolisme reflektif.
Setiap karya mengundang audiens untuk menangkap narasi tentang keteguhan perjalanan hidup manusia.
Menumbuhkan Apresiasi Baru
Selain menjadi ruang perayaan, pameran ini mengusung misi inklusivitas untuk memperluas basis penikmat seni di Indonesia. Dengan format yang mudah diakses di pusat perbelanjaan, diharapkan akan lahir generasi kolektor baru dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga masyarakat umum.
“Kami percaya bahwa paparan terhadap karya berkualitas dalam suasana yang nyaman akan menumbuhkan apresiasi yang lebih dalam. Pameran ini diharapkan bisa menjadi awal tahun yang memberi energi positif bagi publik,” pungkas Linda. (Z-1)

22 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·