Ilustrasi(Antara)
RENCANA pembangunan Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Harapan tersebut disampaikan salah satu pimpinan Konsorsium PT Earth Investment Indonesia (EII), Roestiandi Tsamanov, usai bertemu Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, beberapa waktu lalu.
"Tujuan pertemuan ini dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi atau BKPM adalah terkait dengan proyek jalan tol layang Cikunir Karawaci yang sedang kita kembangkan," ujar Roestiandi dalam keterangan yang diterima, Jumat (21/11).
Proyek strategis tersebut digagas melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), melibatkan investor nasional maupun asing. Kehadiran investasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja.
"Oleh karena itu kami melaporkan progres proyek kami dan memohon arahan dari bapak Menteri, dan Menteri menyampaikan dan menanggapi akan sangat mendukung," jelas Roestiandi.
Proyek jalan tol Cikunir Karawaci direncakan memiliki total 36 kilometer yang menghubungkan Transportasi lintas kota wilayah Timur dan Barat Jabodetabek, dari Cikunir sampai Alam Sutra yang dibangun di atas dan parallel dengan jalan tol dalam kota Jakarta yang sudah ada saat ini.
Dalam proyek ini akan dibagi menjadi tiga ruas yang pertama Cikunir Cawang yaitu ruas bagian Timur. Lalu Cawang Tomang itu ruas bagian Tengah, dan Tomang Alam Sutra itu ruas bagian Barat. Proyek ini akan diproyeksikan akan menampung sebanyak 200 ribu mobil per hari saat proyek sudah mulai full operasional.
"Nilai investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol ini Rp 37 triliun dan investasi ini akan meningkatkan konektivitas dan logistik sehingga membantu pertumbuhan ekonomi menciptakan peluang-peluang usaha baru serta menciptakan ribuan lapangan kerja," kata dia.
Proyek tersebut dikembangkan oleh PT Earth Investment Indonesia (EII) bersama konsorsiumnya, dipimpin oleh tim berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur, termasuk Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). EII juga akan menggandeng sejumlah investor multinasional dengan rekam jejak kuat di proyek jalan tol skala besar. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pembiayaan, mendorong transfer teknologi, dan mempercepat proses konstruksi.
Selain meningkatkan konektivitas dan efisiensi logistik, proyek ini juga diproyeksikan menjadi katalis bagi tumbuhnya pusat-pusat bisnis dan perdagangan baru.
“Sehingga dapat menciptakan ribuan lapangan kerja. Proyek ini sendiri juga akan membutuhkan kurang lebih 7.500 orang tenaga kerja sepanjang proyek berlangaung," ujarnya. (P-4)

1 month ago
11





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·