Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan terus memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga almarhum Alvaro Kiano (6) yang ditemukan tewas di lokasi pembuangan di wilayah Bogor, Jawa Barat.
"Meski telah 40 hari berlalu sejak pemakaman almarhum Alvaro, perhatian dan kepedulian kami tidak berhenti terhadap keluarga yang ditinggalkan," kata Kompol Seala Syah Alam di Jakarta, Rabu.
Bahkan, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan melalui Polsek Pesanggrahan terus melanjutkan pendampingan pemulihan trauma (trauma healing) serta bantuan sosial tetap diberikan secara berkesinambungan kepada keluarga almarhum.
"Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun psikologis, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kompol Seala juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum serta warga sekitar yang dinilai telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan selama masa duka.
Baca juga: Penyidikan kasus kematian Alvaro tetap berlanjut meski pelaku tewas
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Sinergi dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit,” ucapnya.
Dengan demikian, perhatian kepada keluarga Alvaro merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya kepada warga yang mengalami duka mendalam.
Sebelumnya, polisi menemukan Alvaro yang sempat menghilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.
Alvaro ditemukan dalam keadaan sudah berbentuk kerangka, yang kemudian akan dipastikan oleh Kepolisian melalui tes DNA.
Alvaro terhitung hilang selama delapan bulan. Keberadaannya sudah tidak terdeteksi sejak Kamis, 6 Maret 2025.
Kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, adalah ayah tiri, Alex Iskandar (49).
Baca juga: Ini penyebab kerangka Alvaro ditemukan berceceran
Baca juga: Alvaro dimakamkan di Tanah Wakaf Masjid Jami' Al Muflihun Bintaro
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·