Polisi sebut rantai di exit Tol Rawa Buaya bukan dipasang "pak ogah"

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin mengatakan rantai dan gembok di exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (14/1), bukan dipasang oleh "pak ogah".

Menurut dia, rantai dan gembok tersebut memang dipasang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menutup jalan.

"Jadi, penutupan jalan itu memang dari Dishub, dan Dishub sudah menyatakan bahwa gembok penutupan itu dari Dishub," kata Aang saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan jalan tersebut memiliki jadwal buka-tutup resmi.

"Info dari Dishub, Dishub itu menutup dari jam 06.00 pagi sampai jam 11.00 siang. Jam 11.00 siang dibuka, memang begitu, ada jadwalnya memang," ujar Aang.

Pihaknya pun memastikan narasi yang menyebut "pak ogah" menutup jalan tersebut dan baru membukanya setelah diberi uang adalah tidak benar.

"Pak ogah" tersebut, kata Aang, baru mulai beroperasi mengatur lalu lintas setelah petugas Dishub membuka akses jalan sesuai jadwal.

"Jadi, bukan 'pak ogah' itu yang nutup atau ngerantai segala, bukan. Itu memang dari Dishub. Ada aturannya, dari jam 06.00 pagi ditutup, jam 11.00 siang sudah dibuka tuh jalan. Jadi, kalau misalnya jam 11.00 siang kan dibuka tuh sama Dishub, baru dia (pak ogah) ngatur, begitu," jelas Aang.

Baca juga: Aniaya pengendara, tiga "pak ogah" di Pesing Jakbar ditangkap polisi

Kendati demikian, ketiga "pak ogah" tersebut saat ini telah dibawa ke Mapolsek Cengkareng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Meskipun ketiganya tidak terbukti melakukan penutupan jalan secara paksa atau pemalakan dengan modus rantai, seperti yang terlihat dalam video viral, polisi tetap berencana melakukan pembinaan terhadap mereka.

"Paling ini kan masih diambil keterangannya, rencana kita pembinaan saja, ya. Karena berdasarkan cross-check, bukan mereka yang melakukan penutupan itu," ungkap Aang.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan tindakan meresahkan yang dilakukan sekelompok pengatur lalu lintas liar atau "pak ogah" yang nekat menutup akses jalan di exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam video itu, terlihat tiga orang "pak ogah" diduga memblokade jalan keluar tol menuju Jalan Outer Ring Road dengan menggunakan water barrier dan rantai.

Satu orang terlihat berjongkok di sisi jalan, sementara dua orang lainnya berdiri menunggu mobil yang melintas di jalan tersebut.

Ketiga "pak ogah" itu kemudian diduga memaksa pengendara yang ingin melintas agar memberikan sejumlah uang untuk diberikan jalan keluar.

Baca juga: Polisi dalami dugaan "Pak Ogah" pukul pemotor pakai batu di Daan Mogot
Baca juga: Meresahkan pengendara, "Pak Ogah" di Jakarta Utara ditangkap

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article