Penarikan Polisi Aktif dari Kementerian dan Lembaga akan Perkuat Internal Organisasi

1 month ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penarikan Polisi Aktif dari Kementerian dan Lembaga akan Perkuat Internal Organisasi Ilustrasi .(Antara)

PANASIHAT Ahli Kapolri, Aryanto Sutadi menyatakan bahwa Polri telah membentuk kelompok kerja (pokja) untuk memperkirakan dampak pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang anggota kepolisian merangkap jabatan sipil. 

Menurutnya, keputusan tersebut bersifat wajib dan tinggal menunggu mekanisme eksekusi. “Kapolri sudah membentuk Pokja untuk menghitung-hitung dampak dari putusan ini. Otomatis harus dilaksanakan, hanya saja pelaksanaannya kapan, sekarang belum tahu persis,” ujar Aryanto dalam keterangannya, Jumat (21/11).

Ia menjelaskan bahwa jika aturan tersebut diterapkan penuh, maka anggota polisi aktif yang saat ini ditempatkan di kementerian dan lembaga harus memilih jalur kariernya.

“Kalau tidak boleh merangkap, otomatis yang masih dinas dan rangkap di kementerian dan lembaga paling tidak harus memilih, apakah pensiun dari kepolisian atau ingin kembali ke kepolisian,” katanya.

Selain itu, Aryanto menilai potensi kembalinya ribuan anggota polisi dari jabatan sipil justru tidak akan menjadi beban organisasi. Menurutnya, jumlah personel Polri saat ini berada di bawah kebutuhan ideal.

“Jumlah personel polisi sekarang baru 420 ribuan, idealnya 700 ribuan. Jadi kita masih kekurangan tenaga kepolisian,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kembalinya anggota polisi ke institusi justru bisa memperkuat fungsi pelayanan. “Layanan polisi saat ini kurang bagus karena salah satunya kurang personel. Dengan pengembalian anggota ini, justru menambah tenaga,” jelas Aryanto.

Lebih lanjut, Aryanto menilai bahwa selama ini kekurangan personel membuat sejumlah anggota ditempatkan ke kementerian dan lembaga, sehingga kapasitas tugas internal Polri ikut berkurang. 

Atas dasar itu, lanjut Aryanto, penarikan kembali anggota aktif dinilai bisa memperbaiki kualitas kerja kepolisian. Ia juga menyebut ini menjadi momentum yang baik bersamaan dengan tuntutan publik terhadap reformasi Polri.

“Kebutuhan sumber daya manusia kepolisian itu masih kurang sekitar 300.000. Pengurangan personel karena penugasan keluar mengurangi kemampuan polisi yang semestinya profesional,” ujarnya. (Dev/P-2) 

Read Entire Article