Panas! Militer Eropa Terjun ke Greenland, Siap Perang Lawan AS?

4 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan geopolitik di wilayah Arktik mencapai titik didih setelah personel militer dari sejumlah negara besar Eropa dilaporkan mulai tiba di Greenland pada Kamis (15/1/2026). Langkah mengejutkan ini terjadi hanya berselang singkat setelah pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland di Washington berakhir buntu tanpa kesepakatan terkait status wilayah strategis yang kaya mineral tersebut.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya telah berulang kali melontarkan ambisinya untuk mengambil alih kendali atas wilayah otonom milik Denmark tersebut. Trump berargumen bahwa penguasaan atas Greenland merupakan hal vital bagi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

Namun, langkah ini ditentang keras oleh Denmark dan pemerintah lokal Greenland yang menegaskan kedaulatan mereka.

Menanggapi situasi yang memanas, poros kekuatan Eropa yang terdiri dari Prancis, Swedia, Jerman, dan Norwegia resmi mengumumkan pengerahan personel militer mereka. Pengiriman pasukan ini diklaim sebagai bagian dari misi pengintaian dan latihan militer di ibu kota Greenland, Nuuk. Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan mengonfirmasi melalui unggahan di media sosial X bahwa personel militer pertama Prancis sudah dalam perjalanan menuju lokasi.

Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menjelaskan bahwa kehadiran tentara NATO akan semakin terlihat dalam beberapa hari ke depan melalui peningkatan intensitas penerbangan militer dan kapal perang. Senada dengan itu, Kementerian Pertahanan Jerman mengonfirmasi bahwa tim pengintai dari Bundeswehr dikerahkan atas undangan resmi dari Denmark.

Pengerahan pasukan ini terjadi tepat saat Menteri Luar Negeri Denmark dan Greenland bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance serta Sekretaris Negara Marco Rubio di Washington. Meski pertemuan berlangsung serius, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengakui bahwa pihaknya gagal mengubah posisi Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa pengambilalihan Greenland oleh AS adalah hal yang sama sekali tidak diperlukan.

"Kami tidak berhasil mengubah posisi Amerika. Sangat jelas bahwa Presiden memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland. Oleh karena itu, kami masih memiliki ketidaksepakatan yang mendasar, meskipun kami sepakat untuk tidak sepakat," ujar Rasmussen kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih.

Di sisi lain, Donald Trump menunjukkan sikap yang sedikit melunak namun tetap misterius dengan menyatakan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan Denmark dan yakin akan ada solusi yang tercapai di masa depan tanpa merinci opsi yang dimaksud.

Di tengah tarik-ulur kepentingan negara-negara besar, suasana di ibu kota Nuuk justru diselimuti kecemasan. Meski bendera merah-putih Greenland berkibar di berbagai sudut kota sebagai bentuk persatuan nasional, banyak penduduk setempat merasa tertekan menjadi pusat perebutan geopolitik dunia.

Keberhasilan Trump dalam operasi politik di Venezuela baru-baru ini pun disebut-sebut menambah rasa percaya diri sang presiden untuk terus menekan Greenland. Keresahan ini dirasakan langsung oleh warga lokal yang merasa hidup mereka terancam oleh konflik kepentingan global.

"Ini sangat menakutkan karena ini adalah masalah yang sangat besar. Saya berharap di masa depan kami dapat terus hidup seperti sekarang, dalam damai dan tanpa gangguan," ungkap Vera Stidsen, seorang guru di Nuuk.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article