"Main Api" dengan China, AS Jual Senjata ke 2 Rival Beijing di Asia

1 month ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat pertahanan para rival utama China di kawasan Indo-Pasifik. Washington mengumumkan dua paket penjualan senjata terpisah kepada Taiwan dan India senilai total lebih dari US$790 juta dalam kurun waktu seminggu.

Dengan Taiwan, AS mengonfirmasi penjualan sistem rudal pertahanan udara canggih kepada Taiwan senilai hampir US$700 juta (Rp11,69 triliun). Penjualan ini merupakan paket senjata kedua dalam seminggu, menjadikan total komitmen AS mencapai US$1 miliar.

Sistem pertahanan rudal canggih yang akan dibeli adalah NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) buatan RTX. Sistem NASAMS telah teruji dalam pertempuran di Ukraina untuk bertahan melawan serangan Rusia. NASAMS akan memberikan peningkatan signifikan pada kapabilitas pertahanan udara jarak menengah Taiwan.


Pendanaan militer AS sebesar US$698,95 juta telah diwajibkan untuk pengadaan unit NASAMS ini, dengan pengerjaan ditargetkan selesai pada Februari 2031. Indonesia, bersama Australia, kini menjadi satu-satunya negara di Indo-Pasifik yang mengoperasikan sistem ini, menggarisbawahi relevansi sistem tersebut dalam skema pertahanan regional.

Mencerminkan dukungan Washington, Duta Besar AS de facto di Taipei, Raymond Greene, menegaskan komitmen AS.

"Seharusnya jelas hari ini dan akan tetap jelas di masa depan bahwa komitmen Amerika terhadap Taiwan sangat kuat," kata Greene, seraya menambahkan bahwa AS mendukung kata-kata tersebut dengan tindakan yang berfokus pada tercapainya perdamaian melalui kekuatan.

Langkah AS menjual senjata ke Taiwan ini terjadi di tengah memburuknya krisis diplomatik antara China dan Jepang terkait pulau itu, serta meningkatnya manuver militer Beijing di sekitar wilayah Taipei dan Laut China Timur.

Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, meminta China untuk tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan sengketa, sementara militer Taiwan terus memperkuat persenjataannya untuk menghadapi strategi "zona abu-abu" China yang hampir setiap hari beroperasi di sekitar pulau tersebut.


India Beli Rudal Anti-Tank dan Amunisi

Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS juga menyetujui penjualan sistem rudal anti-tank Javelin dan amunisi artileri terpandu Excalibur senilai US$93 juta (Rp1,56 triliun) kepada India.

Penjualan ini menarik perhatian karena merupakan pembelian pertama India di bawah program Penjualan Militer Asing (FMS) AS sejak hubungan bilateral sempat memburuk pada Agustus, ketika Presiden Donald Trump menggandakan tarif pada barang-barang India.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) menyatakan bahwa pembelian ini akan memperkuat hubungan strategis kedua negara.

"Penjualan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan strategis AS-India dan untuk meningkatkan keamanan mitra pertahanan utama yang terus menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik, perdamaian, dan kemajuan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik dan Asia Selatan," kata DSCA.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article