Ilustrasi(Dok Istimewa)
PELATIH Liverpool, Arne Slot, menyatakan dapat memahami sepenuhnya kemarahan para pendukung yang melontarkan cemoohan usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh tim papan bawah Burnley, Sabtu (17/1).
Hasil mengecewakan di Anfield itu memperpanjang tren negatif sang juara bertahan yang kini hanya memetik satu kemenangan dalam empat laga liga terakhir.
Meski sempat unggul lebih dulu melalui Florian Wirtz, the Reds gagal mempertahankan kepemimpinan setelah Marcus Edwards menyamakan kedudukan di babak kedua.
Hasil tersebut sekaligus mempertegas rekor buruk Liverpool musim ini yang belum pernah menang saat menjamu tim promosi di kandang sendiri.
"Jika kami adalah Liverpool dan hanya bermain imbang melawan Burnley di kandang, maka ada sesuatu yang salah. Saya sangat memahami rasa frustrasi itu karena saya dan para pemain merasakan hal yang sama dengan para penggemar," ujar Slot dikutip dari ESPN.
Dominasi Liverpool dalam laga tersebut sebenarnya sangat mencolok. Statistik mencatat mereka menguasai 73 persem aliran bola dan melepaskan 32 tembakan, dengan 11 di antaranya tepat sasaran.
Berdasarkan metrik expected goals (xG), Liverpool seharusnya mampu mencetak hampir tiga gol, namun penyelesaian akhir yang buruk dan pertahanan gerendel Burnley menjadi tembok penghalang.
Hasil itu merupakan kali ketiga bagi Liverpool kehilangan poin meski sempat berada dalam posisi unggul musim ini.
Slot menyoroti dilema taktis yang dihadapi timnya, antara bermain menyerang dengan risiko serangan balik, atau bermain lebih hati-hati yang justru mempersulit penciptaan peluang.
"Hari ini saya melihat kami memiliki penguasaan bola yang lebih banyak dari biasanya dan menciptakan banyak peluang. Kami mengontrol transisi dengan sangat baik, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol kemenangan," kata Slot.
Hasil imbang tersebut membuat posisi Liverpool di empat besar kian terancam. Meski masih tertahan di peringkat keempat, koleksi poin mereka kini hanya terpaut satu angka dari Manchester United yang menguntit di posisi kelima.
Slot kini dituntut segera menemukan formula untuk mengembalikan ketajaman lini depan jika tidak ingin posisi mereka di zona Liga Champions terlempar. (H-2)

18 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·