Jual Minyak Venezuela Rp 8,4 Triliun, Duit AS Mengalir ke Qatar

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, kedua negara akhirnya berhasil melakukan kesepakatan di sektor energi sebesar US$2 miliar atau setara Rp33,8 triliun. Dalam kesepakatan itu, Venezuela akan mengekspor minyak mentahnya ke AS yang dikendalikan raksasa minyak Chevron. 

Chevron merupakan mitra usaha patungan utama perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, yang beroperasi berdasarkan otorisasi khusus dari pemerintah AS.

Chevron selama beberapa pekan terakhir menjadi satu-satunya perusahaan yang dapat memuat dan mengirim minyak Venezuela tanpa gangguan, dengan volume ekspor sekitar 100.000 hingga 150.000 barel per hari.

Kesepakatan ini tidak hanya berpotensi mengalihkan pasokan minyak dari China, tetapi juga memberi jalan keluar bagi Caracas untuk menghindari pemangkasan produksi yang lebih dalam di tengah blokade ekspor.

Penjualan Perdana Minyak Venezuela Rp8,4 Triliun

Pada pekan ini, AS sudah resmi menyelesaikan penjualan pertama minyak mentah Venezuela senilai US$500 juta atau sekitar Rp8,4 triliun. Seorang pejabat pemerintahan AS mengatakan penjualan perdana tersebut merupakan "langkah penting".

Pendapatan dari transaksi awal itu saat ini ditahan di rekening bank yang dikontrol oleh pemerintah AS, dengan salah satu rekening utama berada di Qatar sebagai lokasi netral untuk memfasilitasi aliran dana.

Penjualan minyak tambahan diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari dan minggu mendatang.

"Tim Presiden Trump sedang memfasilitasi diskusi positif yang sedang berlangsung dengan perusahaan minyak yang siap dan bersedia melakukan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memulihkan infrastruktur minyak Venezuela," ujar juru bicara Gedung Putih Taylor Rogers dalam pernyataannya, seperti dikutip CNN International, Sabtu (17/1/2026).

Namun, rencana ambisius tersebut belum sepenuhnya mulus di mata industri energi AS. Sejumlah eksekutif energi, termasuk CEO ExxonMobil Darren Woods, menyatakan kehati-hatian mereka dalam berbisnis di Venezuela yang infrastrukturnya rusak parah.

Woods menilai bahwa kondisi saat ini masih "tidak layak investasi" dan memerlukan kerangka hukum serta komersial yang jelas sebelum perusahaan menanamkan modal besar.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa industri minyak AS akan menginvestasikan setidaknya US$100 miliar (Rp1,686 triliun) untuk membangun kembali sektor energi Venezuela, meskipun belum jelas dari mana angka tersebut berasal.

Di tengah pertemuan dengan para eksekutif minyak di Gedung Putih pekan lalu, sebagian perusahaan justru enggan berkomitmen pada investasi besar di negara yang tengah dalam konflik politik dan ekonomi tersebut.

Penjualan ini dilakukan setelah serangkaian peristiwa geopolitik besar yang melibatkan perubahan rezim di Venezuela dan pengambilalihan kendali atas cadangan minyak negara Amerika Selatan itu.

Sebelumnya, AS melakukan operasi militer yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada awal Januari lalu dan penunjukan pemerintahan sementara yang pro-AS di Caracas. Sejak itu, AS mengambil alih kontrol atas ekspor minyak Venezuela dan berencana memasarkan output tersebut ke pasar global.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article