Hasil audiensi, kuasa hukum minta kasus ADP dinaikkan ke penyidikan

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Kuasa hukum Almarhum Arya Daru Pangayunan (ADP), Nicholay Aprilindo meminta Polda Metro Jaya menaikkan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tersebut ke tahap penyidikan.

Terkait hal tersebut, dia mengungkapkan telah melakukan audiensi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

"Masukan-masukan kami kepada pihak penyelidik bahwa kami minta untuk kasus ini dinaikkan dalam tahap penyidikan," katanya saat ditemui usai audiensi di Polda Metro Jaya, Senin.

Sebelum dinaikkan ke tahap penyidikan, dia meminta dilakukan gelar perkara. "Sebelum dinaikkan menjadi tahap penyidikan, lakukan gelar perkara," katanya.

Baca juga: Pihak keluarga batal tinjau TKP kematian Arya Daru

Pihaknya telah mendapatkan informasi dari Polda Metro Jaya bahwa sampai saat ini belum pernah dilakukan gelar perkara.

Karena itu, Nicholay meminta kepada Polda Metro Jaya untuk melakukan gelar perkara terkait kasus kematian ADP.

Polda Metro Jaya baru mengadakan konferensi pers pada 29 Juli 2025, yaitu pengumuman atau pemberitahuan hasil kesimpulan ahli.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya meminta media dihadirkan saat audiensi itu, tapi Polda Metro Jaya belum mau menerima karena dinilai masih informasi internal.

Baca juga: Polda Metro Jaya diminta gelar perkara kematian Arya Daru

Nicholay juga menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi yang sebelumnya disebut privasi, ternyata tidak seheboh yang diperkirakan.

"Karena dari keterangan tiga saksi yang disampaikan kepada kami tentang adanya privasi itu, ternyata saksi dari resepsionis, saksi dari sekuriti dan satu lagi provider jasa tiket," katanya.

Nicholay mengungkapkan, informasi tersebut disampaikan oleh tiga saksi bahwa almarhum pernah "check-in" dan sebagainya.

"Yang jelas dikatakan itu bersama seorang wanita berinisial V, makanya kami minta untuk diperdalam pemeriksaan terhadap V," katanya.

Demikian juga dengan inisial D. "Kami minta diperdalam karena pada saat almarhum masih hidup itu didampingi oleh dua orang itu," katanya.

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article