Guru Honorer Protes Kebijakan Pegawai SPPG Jadi PPPK

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

SEORANG guru honorer di Madrasah Aliyah Mathali’ul Huda, Pati, Jawa Tengah, Tria Syafa’atun, memprotes keputusan pemerintah mengangkat pegawai satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis (MBG) menjadi aparatur sipil negara (ASN) berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Guru mata pelajaran fisika di sekolah Islam itu menilai keputusan pemerintah tersebut tidak adil bagi guru honorer.

“Kebijakan pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK langsung itu kurang bijak,” kata Tria saat dihubungi, pada Jumat, 16 Januari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Tria menjelaskan prosedur pengangkatan PPPK bagi guru honorer sepertinya adalah minimal harus bekerja selama dua tahun di suatu satuan pendidikan. Sedangkan program makan bergizi gratis yang baru beroperasi satu tahun ke belakang jelas lebih singkat daripada durasi minal pengabdian para guru.

Perempuan berusia 26 tahun ini menjadi guru di MA Mathali’ul Huda sejak 2021 dan belum diangkat menjadi PPPK hingga sekarang. Sehingga dia menilai kebijakan pemerintah terhadap pegawai SPPG itu tidak tepat. 

“Walaupun keterangannya itu diperuntukkan untuk kepala SPPG dan ahli gizi terkait, tapi menurutku kurang tepat,” kata dia.

Protes serupa seorang guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Tasikmalaya, Jawa Barat. Guru yang meminta identitasnya tidak ditampilkan ini mengatakan keputusan pemerintah itu memunculkan keirian dari kalangan guru honorer yang berjuang untuk diangkat menjadi PPPK.

Ia menceritakan proses dirinya menjadi guru berstatus PPPK. Ia menjadi guru honorer di SMKN 2 Tasikmalaya pada 2012. Dia pun baru diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada 2025.

Seorang guru di Sekolah Menengah Atas di Garut, Jawa Barat, Dani juga menyesalkan keputusan pemerintah yang mendahulukan pengangkatan pegawai dapur MBG menjadi PPPK dibanding guru horoner

“Cukup menyayat hati saya yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun sebagai guru dan saya baru menerima surat keputusan PPPK Paruh Waktu dengan gaji yang kabarnya di bawah pegawai SPPG,” kata Dani, Jumat, 16 Januari 2026.

Ia meyakini rekan-rekan guru honorer yang lebih dulu mengajar pasti terpukul dengan kebijakan pemerintah tersebut. Ia mengatakan kebijakan itu tidak akan dipermasalahkan jika pemerintah telah mengatasi masalah kesejahteraan guru di berbagai jenjang pendidikan.

Keputusan pemerintah mengangkat pegawai SPPG menjadi PPPK tertuang dalam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam dalam Pasal 17 Peraturan Presiden Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG. Pasal itu menyebutkan bahwa pegawai SPPG diangkat sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keputusan pemerintah ini menuai kritik dari berbagai kalangan. Koalisi guru mengaku kecewa dan meminta pemerintah adil terhadap guru honorer. Direktur Kebijakan Publik di Center of Economic and Law Studies, Media Wahyu Askar, mengatakan kebijakan pengangkatan pegawai SPPG menjadi ASN PPPK menciptakan ketidakadilan struktural dalam kebijakan publik di Indonesia.

Alasannya, kata dia, pengangkatan PPPK bagi pembantu proyek MBG itu dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. Sementara pengangkatan guru honorer menjadi PPPK membutuhkan waktu bertahun-tahun.

"Ini melanggar prinsip procedural justice atau proses keadilan prosedural," kata Askar, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Pada Selasa, 13 Januari kemarin, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang mengatakan frasa "pegawai SPPG" dalam Peraturan Presiden Nomor 115 itu merujuk secara terbatas pada jabatan inti yang memiliki fungsi strategis, bukan seluruh personel yang terlibat dalam operasional SPPG.

Ia menuturkan, yang dimaksud pegawai SPPG dalam konteks PPPK adalah jabatan inti yang memiliki fungsi teknis dan administratif strategis. "Yaitu, kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Di luar itu, termasuk relawan, tidak masuk dalam skema pengangkatan PPPK,” kata Nanik.

Dede Leni Mardianti berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Staf SPPG Menjadi Pegawai Pemerintah, Mengapa Guru Ditutup?

Read Entire Article