Defisit APBN Melebar, Tanda Ada Tekanan Fiskal

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Defisit APBN Melebar, Tanda Ada Tekanan Fiskal Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (20/11).(MI/Ihfa Firdausya)

KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menanggapi defisit APBN per 31 Oktober 2025 sebesar Rp479,7 triliun atau 2,02% dari PDB. Menurutnya, angka tersebut memang masih berada di bawah outlook 2,78%, namun pelebarannya dibanding tahun lalu menunjukkan tekanan fiskal yang meningkat.

"Kinerja penerimaan yang baru sekitar 70% target memperlihatkan basis perpajakan yang masih rapuh dan sangat sensitif terhadap gejolak ekonomi serta harga komoditas," katanya saat dihubungi, Kamis (20/11).

Selain itu, perubahan keseimbangan primer dari surplus menjadi defisit juga menandakan beban belanja rutin yang makin besar, sehingga ruang untuk belanja produktif makin terbatas.

Meski realisasi belanja sudah di atas 73%, katanya, efektivitasnya belum optimal karena penyerapan di sejumlah kementerian/lembaga masih rendah.

Rizal mengatakan dalam jangka menengah, risiko fiskal tetap perlu diwaspadai. Jika defisit melebar terus sementara penerimaan tidak diperkuat, ruang fiskal akan menyempit dan kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan inklusif bisa tergerus.

"Karena itu, APBN perlu penguatan struktural agar tidak hanya aman secara rasio, tetapi juga tangguh dan produktif menghadapi ketidakpastian," ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (20/11), menyebut secara seluruhan, realisasi APBN menunjukkan pengelolaan yang hati-hati dan prudent, serta terjaganya disiplin fiskal di tengah dinamika global. 

Per 31 Oktober 2025, pendapatan negara telah terealisasi sebesar Rp2.113,3 triliun atau 73,7% dari outlook APBN. Kinerja ini didorong oleh penerimaan pajak sebesar Rp1.708,3 triliun atau 71,6% dari outlook

Kemudian penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sebesar Rp402,4 triliun atau 84,3% dari outlook. "Khusus PNBP, realisasinya melebihi capaian tahun 2024. Ini menunjukkan optimalisasi sumber daya non-pajak yang lebih efektif dari sebelumnya," ujar Purbaya. 

Di sisi lain, belanja negara telah terealisasi sebesar Rp2.593,0 triliun, mencapai 73,5% dari outlook APBN. Menurut Purbaya, belanja ini dimanfaatkan secara optimal untuk program prioritas yang meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.879,6 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp713,4 triliun.

"Belanja ini diprioritaskan untuk menjaga daya beli, mendukung infrastruktur, dan mengawal reformasi struktural," katanya. 

Dengan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, defisit APBN per 31 Oktober 2025 tercatat sebesar Rp479,7 triliun atau sebesar 2,02% dari PDB. 

Purbaya memastikan angka defisit itu berada dalam batas aman dan terkendali, jauh lebih rendah dari target outlook APBN sebesar 2,78% PDB untuk saat ini. Hal itu, katanya, mencerminkan komitmen disiplin fiskal yang kuat. (Ifa/E-1)

Read Entire Article