Ilustrasi(arsenal.com)
ARSENAL gagal memanfaatkan momentum untuk semakin menjauh dari kejaran para pesaingnya setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest, Sabtu (17/1).
Meski tambahan satu poin ini membuat The Gunners unggul tujuh angka di puncak klasemen Liga Primer Inggris, manajer Mikel Arteta geram lantaran timnya merasa dirampok oleh keputusan wasit.
Kemarahan Arteta dipicu oleh insiden di pengujung laga saat bola tampak mengenai lengan bek Forest, Ola Aina, di dalam kotak terlarang. Namun, setelah tinjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada penalti bagi Arsenal.
Hasil itu membuat Meriam London membuang poin berharga dalam dua laga terakhir, di tengah merosotnya performa sang rival utama, Manchester City.
"Tentu saja kami kecewa karena kami mengincar poin penuh. Kami tidak membiarkan lawan melepaskan satu pun tembakan, menciptakan empat peluang emas, dan di atas itu semua, ada penalti jelas yang tidak diberikan," tegas Arteta dikutip dari AFP.
Pelatih asal Spanyol tersebut menilai ada gerakan aktif dari pemain lawan untuk menguasai bola menggunakan tangan.
"Memang benar bola mengenai bahunya terlebih dahulu, tetapi kemudian dia menggerakkan lengannya untuk menjaga bola tetap di dalam lapangan. Itu adalah penalti yang jelas," tambahnya.
Meski demikian, Arteta tidak menutup mata atas kelemahan lini serangnya yang kembali kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain rapat.
Masalah efisiensi itu menjadi rapor merah bagi Arsenal musim ini, meski mereka masih berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.
Di sisi lain, manajer Nottingham Forest, Sean Dyche, memiliki pandangan yang bertolak belakang. Ia menilai tuntutan penalti dari kubu Arsenal sangat tidak masuk akal.
"Anda sebaiknya membubarkan sepak bola saja jika insiden seperti itu diberikan penalti," ujar Dyche.
Hasil imbang itu memberikan tekanan tambahan bagi Arsenal menjelang pekan-pekan krusial berikutnya, di mana ketajaman lini depan menjadi kunci jika mereka tidak ingin terpeleset dari singgasana klasemen. (H-2)

1 day ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·