884 Aduan Masuk ke Lapor Menaker, Dari Masalah Upah hingga Penahanan Ijazah

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
884 Aduan Masuk ke Lapor Menaker, Dari Masalah Upah hingga Penahanan Ijazah Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, salah satunya dalam hal peningkatan norma ketanagakerjaan melalui kanal pengaduan Lapor Menaker.(MI/Naufal Zuhdi)

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, salah satunya dalam hal peningkatan norma ketanagakerjaan melalui kanal pengaduan Lapor Menaker.
 
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, adanya kanal Lapor Menaker merupakan salah satu wujud transformasi digital yang dilakukan pemerintah untuk pengawasan ketanagakerjaan yang modern, transparan dan akuntabel. Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda transformasi digital pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
 
"Hingga kini jumlah pengajuan yang masuk melalui Lapor Menaker mencapai 884 pengaduan," ujarnya di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (20/11).
 
Dari sebanyak 884 pengaduan tersebut, Yassierli mengungkapkan bahwa sebanyak 814 pengajuan telah diverifikasi, sedangkan 70 aduan lainnya dinilai tidak relevan. Dirinya juga menyampaikan bahwa satu aduan yang dilaporkan bisa terkait dengan beberapa norma ketenagakerjaan.
 
"Dengan perincian 814 itu, norma hubungan kerja itu 441 aduan, norma pengupahan 427 aduan, norma jaminan sosial 163 aduan, norma waktu kerja dan waktu istirahat 145 aduan, norma K3 13 aduan, dan lain-lainnya 11 aduan. Jadi dalam dua minggu ini kami telah memiliki statistik terkait dengan potret bagaimana norma kerja dan norma kerja itu berjalan di tempat kerja kita," bebernya.

Contoh Kasus dari Lapor Menaker
Yassierli turut membeberkan kasus yang diadukan lewat kanal Lapor Menaker. Kasus pertama berkaitan dengan salah satu perusahaan manufaktur di Banten yang menggunakan sebanyak 583 orang TKA (Tenaga Kerja Asing) yang bekerja tanpa pengesahan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing).
 
"Tim pengawas telah mengeluarkan nota pemeriksaan dan memaksa perusahaan untuk mengeluarkan mereka dari tempat kerja karena mereka tidak ada izin bekerja. Kemudian perusahaan tersebut dikenakan genda sebesar Rp588 juta yang sudah disetor ke kas negara," tegas dia.

Di samping itu, Yassierli mengatakan bahwa dalam empat bulan terakhir terdapat 18 jumlah aduan terkait dengan penggunaan TKA tanpa dokumen pengesahan RPTKA dengan total denda lebih dari Rp7 miliar.
 
Kasus kedua, Yassierli mendapatkan aduan tentang tidak disertakannya 220 pekerja perusahaan di Jawa Barat dalam program jaminan sosial. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan tim terpadu Pengawas Ketenagakerjaan Pusat dan Daerah serta tim dari BPJS Ketenagakerjaan.
 
"Kemudian tim mengeluarkan nota pemeriksaan dan mememaksa perusahaan untuk wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program jaminan sosial dan melakukan pembayaran iuran yang tertunda secara penuh," paparnya.

Kemnaker, sambung dia, mendapatkan sebanyak 128 aduan terkait dengan masih adanya perusahaan yang tidak mengikutsertakan pekerjanya dalam program jaminan sosial dalam 6 bulan terakhir.
 
"Perusahaan yang tidak membayarkan jaminan sosial dan kita hitung dengan total tunggakan sebesar lebih dari Rp36 miliar. Dan ini tentu amanat dari Undang-Undang, maka kemudian kita wajibkan perusahaan itu dan harus membayarnya secara penuh," imbuhnya.

Kasus ketiga, Yassierli mendapatkan aduan dari salah satu mantan karyawan divisi IT di suatu perusahaan yang menahan ijazahnya setelah dikeluarkan secara sepihak.

"Kita sudah mengeluarkan SE Nomor 5 Tahun 2025 dan saya minta hal ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang karena ini melanggar hak privat dari pekerja kita," cetusnya.
 
Ia menegaskan, sejak terbitnya surat edaran yang melarang penahanan ijazah, Kemnaker telah menerima sebanyak 67 pengaduan. 

"Kita sudah menuliskan 40 surat atensi ke daerah untuk menangani langsung dan kita menangani langsung sebanyak 24 perusahaan, dan berhasil mengembalikan sebanyak 824 ijazah kepada pekerja dari 24 perusahaan," tandasnya. (Fal/E-1)

Read Entire Article