Ilustrasi operasi modifikasi cuaca di Jakarta.(Antara)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan membangun koridor pengendalian hujan dari Perairan Selat Sunda hingga Kabupaten Tangerang. Upaya tersebut dilakukan melalui kelanjutan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hari ketiga yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan, operasi kali ini difokuskan untuk memutus suplai awan hujan sebelum memasuki wilayah daratan Jakarta dan sekitarnya. Tiga sorti penerbangan pesawat CASA A-2105 dikerahkan dari Bandara Halim Perdanakusuma sebagai bagian dari strategi tersebut.
“Wilayah Selat Sunda hingga pesisir barat Banten menjadi titik krusial untuk mengendalikan pertumbuhan awan hujan yang berpotensi bergerak ke Jakarta,” kata Isnawa di Jakarta, Minggu.
Pada sorti pertama, tim OMC menyasar wilayah Perairan Selat Sunda dan Ujung Kulon dengan tujuan meluruhkan awan hujan agar presipitasi terkonsentrasi di laut. Sebanyak 800 kilogram Natrium Klorida (NaCl) disemai pada ketinggian 11.000 kaki dengan target awan Cumulus. Hasil pengamatan menunjukkan awan memiliki dasar sekitar 3.000 kaki dan puncak mencapai 15.000 kaki, dengan arah angin dominan dari barat.
Sorti kedua dialihkan ke wilayah daratan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang untuk menekan intensitas hujan dari awan yang bergerak menuju kawasan prioritas Jakarta. Pada tahap ini, 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) ditebarkan di ketinggian sekitar 6.000 kaki dengan sasaran awan Cumulus Humilis.
“Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi potensi hujan sebelum awan berkembang lebih intens di atas wilayah padat penduduk,” ujar Isnawa.
Sementara itu, pada sorti ketiga, penyemaian difokuskan tepat di atas wilayah Kabupaten Tangerang. Upaya ini diarahkan untuk memecah awan-awan potensial pembentuk hujan. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000 hingga 6.000 kaki menggunakan 800 kilogram CaO, dengan target awan Cumulus Humilis hingga Mediocris.
BPBD DKI Jakarta tetap mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Warga juga diimbau aktif menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan saluran air tidak tersumbat.
Informasi kebencanaan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs resmi bpbd.jakarta.go.id, serta media sosial @bpbddkijakarta.
Direktur Operasional OMC BMKG Budi Harsoyo menambahkan, potensi hujan lebat pada hari ini umumnya terjadi pada periode siang hingga sore. Menurutnya, jendela waktu tersebut menjadi fokus utama dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
“Kondisi ini masih bisa diantisipasi secara optimal melalui penyemaian awan yang terukur,” ujarnya.
Operasi Modifikasi Cuaca merupakan hasil kolaborasi BPBD DKI Jakarta bersama BMKG, TNI Angkatan Udara, dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. (Z-10)

10 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·