Super Flu Bandung Jadi Sorotan, Menkes Budi Ungkap Perumpamaan Penyebab Kematian Pasien

5 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kasus meninggalnya seorang pasien super flu di Bandung, Jawa Barat, belakangan menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kematian pasien tersebut bukan disebabkan oleh super flu atau influenza A (H3N2) subclade K, melainkan karena penyakit bawaan yang diderita pasien.

"Kenapa yang Bandung ada yang meninggal? Ya ini yang Bandung meninggalnya karena punya penyakit lain. Meninggalnya bukan karena flu," kata Menkes Budi dalam temu media secara daring dari Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026. 

Guna memudahkan pemahaman masyarakat, Menkes Budi mengibaratkan kondisi tersebut dengan contoh sederhana. Menurutnya, keberadaan virus flu pada pasien bukan berarti menjadi penyebab utama kematian.

"Contohnya ada orang flu kemudian ketabrak mobil, dia meninggal ketabrak mobil, ada flu, tapi meninggalnya karena ketabrak mobil bukan karena flu," ujarnya.

Dia, menegaskan, hal serupa terjadi pada pasien super flu di Bandung. Pasien tersebut memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang memperberat kondisi kesehatan hingga akhirnya meninggal dunia.

"Ini sama juga, yang di Bandung itu karena dia punya penyakit-penyakit lain yang menyebabkan yang bersangkutan jadi meninggal," ujar Budi.

Termasuk dalam 62 Kasus Super Flu di Indonesia

Menkes Budi memastikan bahwa pasien yang meninggal tersebut termasuk dalam 62 kasus super flu di Indonesia yang telah dilaporkan per 1 Januari 2026. Artinya, bukan kasus baru di luar data resmi Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan telah merawat 10 pasien super flu. Dari jumlah tersebut, dua pasien mengalami gejala berat dan satu di antaranya meninggal dunia.

Meski menimbulkan kekhawatiran, Budi menegaskan bahwa super flu bukanlah virus baru yang mematikan. Virus ini merupakan influenza tipe A (H3N2) yang sudah lama ada, hanya saja muncul varian baru yang dikenal sebagai subclade K.

"Ini influenza tipe A tapi varian K, jadi ini sebetulnya virus H3N2, sudah lama adanya, sudah puluhan tahun," kata Budi saat berada di Graha BNPB, Jakarta Timur pada Rabu, 7 Januari 2026.

"Nah, kemudian dia keluar varian baru, istilahnya subclade K. Penularannya cepat, tapi tingkat kematiannya sangat rendah," ujarnya.

Tak Perlu Panik Tetap Waspada Super Flu

Per 1 Januari 2026, Kementerian Kesehatan mencatat 62 kasus super flu di Indonesia. Menkes Budi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak perlu panik berlebihan.

"Di Indonesia kita sudah identifikasi, yang saya lihat laporan terakhir masih puluhan. Enggak parah sih, artinya bisa dengan pengobatan biasa," ujarnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari risiko gejala berat.

"Kalau sistem imunitas kita bagus, makannya cukup, tidurnya cukup, olahraga cukup, insyaAllah kalau ada virus masuk dan virusnya lemah seperti super flu ini kita bisa sembuh," tambah Budi.

Selain itu, dia menyarankan penerapan langkah pencegahan sederhana seperti memakai masker saat berada di lingkungan dengan banyak orang sakit, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan. Mirip dengan kebiasaan saat pandemi COVID-19.

"Pesan saya, kita harus hati-hati dan sadar ada ini, tapi enggak usah panik," pungkasnya.

Read Entire Article