Pesan BPOM untuk Penjual Hampers Natal: Jangan Isi Produk Nyaris Kedaluwarsa

4 weeks ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengingatkan pelaku usaha agar tidak mengisi hampers Natal dan Tahun Baru 2026 dengan produk pangan yang mendekati masa kedaluwarsa atau tidak memenuhi ketentuan keamanan pangan.

Peringatan ini disampaikan Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, usai masih ditemukannya produk bermasalah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dia mengingatkan praktik tersebut berisiko membahayakan kesehatan masyarakat, terutama penerima hampers yang tidak mengetahui kondisi sebenarnya dari produk pangan yang dikonsumsi.

Menurutnya, aspek keamanan harus menjadi prioritas utama dalam distribusi pangan musiman seperti hampers. "Produk pangan yang tidak sesuai ketentuan, baik karena kedaluwarsa, tanpa izin edar, maupun tidak sesuai peruntukannya, dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius bagi masyarakat," katanya pada Kamis, 18 Desember 2025.

BPOM menilai tingginya permintaan hampers Natal sering dimanfaatkan oleh oknum pelaku usaha untuk menghabiskan stok lama. Padahal, pangan yang sudah melewati atau mendekati kedaluwarsa berpotensi mengalami penurunan mutu dan keamanan.

BPOM, menjelaskan, pangan yang dijadikan isi hampers wajib memenuhi standar yang sama dengan produk yang dijual secara reguler. Produk harus memiliki izin edar, label yang jelas, informasi komposisi, serta tanggal kedaluwarsa yang masih aman dikonsumsi.

Taruna mengungkapkan bahwa produk pangan ilegal atau tidak sesuai ketentuan berpotensi mengandung bahan berbahaya atau zat obat tertentu tanpa takaran yang jelas. Kondisi tersebut dapat memicu overdosis dan berdampak pada gangguan kesehatan serius.

Standar Keamanan Pangan dalam Hampers

"Kalau tidak ada izin edar, tidak ada yang menjamin keamanannya. Risiko yang bisa muncul mulai dari gangguan pencernaan sampai gangguan organ vital seperti ginjal dan jantung," ujar Taruna.

Selain itu, BPOM juga menyoroti risiko pangan rusak akibat penyimpanan yang tidak sesuai standar. Produk yang tampak masih layak secara visual belum tentu aman dikonsumsi jika proses penyimpanan dan distribusinya tidak terjaga dengan baik.

BPOM menegaskan penggunaan produk yang nyaris kedaluwarsa dalam hampers merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan merugikan konsumen.

Intensifikasi Pengawasan Menjelang Natal

Menjelang Natal dan Tahun Baru, BPOM melakukan Intensifikasi pengawasan terhadap peredaran pangan, termasuk produk yang dikemas dalam bentuk hampers. Pengawasan dilakukan baik di tingkat produsen, distributor, ritel, maupun penjualan daring.

Menurut Taruna Ikrar, intensifikasi dilakukan karena lonjakan konsumsi pangan pada momen akhir tahun sangat tinggi. Kondisi ini meningkatkan potensi peredaran produk bermasalah jika tidak diawasi secara ketat.

"Kami tidak ingin produk pangan yang bermasalah sampai ke tangan masyarakat. Pengawasan ini kami lakukan sebelum, saat dan setelah Natal dan Tahun Baru," kata Taruna.

BPOM mengaku telah menemukan berbagai produk bermasalah selama pengawasan, mulai dari tidak memiliki izin edar hingga produk kedaluwarsa. Temuan tersebut menjadi dasar bagi BPOM untuk memperingati pelaku usaha agar lebih bertanggung jawab.

BPOM juga menegaskan akan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan dan membahayakan kesehatan konsumen.

Tips BPOM untuk Konsumen

BPOM turut mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli atau menerima hampers Natal. Konsumen diminta tidak mudah tergiur harga murah atau promosi yang tidak wajar tanpa memastikan keamanan produk di dalamnya.

Taruna mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa izin edar BPOM label kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta kondisi fisik produk sebelum dikonsumsi. Jika ditemukan kejanggalan, masyarakat diminta tidak ragu melaporkannya.

"Hampers itu biasanya diberikan kepada keluarga, kerabat, bahkan orangtua. Jangan sampai niat berbagi justru menimbulkan risiko kesehatan," ujarnya.

BPOM berharap kesadaran pelaku usaha dan masyarakat dapat mencegah peredaran pangan bermasalah selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Read Entire Article