Fenomena Squall Line alias Garis Badai di Malam Tahun Baru, BMKG: Hoaks!

2 weeks ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Jelang malam tahun baru ramai informasi simpang siur soal Squall Line alias garis badai yang disebut-sebut akan menghantam Jabodetabek dan bersifat merusak (destruktif).

Informasi ini beredar di media sosial dan pesan berantai. Merespons kabar ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

“Mengenai ancaman fenomena Squall Line (garis badai) yang akan menghantam wilayah Jabodetabek secara destruktif pada malam pergantian tahun adalah TIDAK BENAR (HOAX),” mengutip keterangan resmi BMKG, Rabu (31/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan terkini, BMKG tidak mendeteksi adanya pembentukan awan Cumulonimbus berupa barisan memanjang (Squall Line) di Samudra Hindia yang bergerak menuju pesisir Jawa sebagaimana diklaim dalam berita tersebut.

Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek pada malam pergantian tahun 2025-2026 adalah berawan hingga berawan tebal. Adapun potensi hujan ringan terjadi di sebagian wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Kabupaten Bogor, Kab. dan Kota Bekasi, Kab. dan Kota Tangerang. Sementara hujan ringan-sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Seribu.

Berdasarkan informasi tersebut, BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh narasi yang bersifat menakut-nakuti. Fenomena cuaca adalah hal yang dapat diprediksi secara saintifik, dan BMKG adalah satu-satunya lembaga resmi yang berwenang mengeluarkan peringatan dini cuaca.

Tetap Rayakan Tahun Baru tanpa Rasa Takut Berlebihan

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jabodatebak dan juga seluruh wilayah Indonesia untuk tetap menjalankan rencana perayaan tahun baru dengan waspada, tanpa rasa takut berlebihan. Sebelum berkegiatan, pastikan selalu update informasi cuaca di laman InfoBMKG.

BMKG terus melakukan pemantauan cuaca secara real time selama 24/7 demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Indonesia.

Kondisi Cuaca Selama Nataru

Selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru), BMKG memprediksi kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia umumnya berawan hingga hujan ringan dan sedang.

Meski begitu, di sejumlah wilayah tertentu masih terdapat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diwaspadai.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi dampak hidrometeorologi yang mungkin timbul.

“Di tengah perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan agar tetap tenang namun waspada, serta berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama saat melakukan perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun,” ujar Faisal, Jumat (26/12/2026).

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh La Niña lemah yang disertai Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, aliran angin dari Asia, suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia. Serta, aktifnya gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), Kelvin, dan Rossby Ekuator yang mendukung pembentukan awan hujan.

Selain itu, keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 96S di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memberikan pengaruh tidak langsung berupa perlambatan dan pertemuan angin. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi di beberapa wilayah.

Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Ini

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan, pada periode 26–28 Desember 2025, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan.

Potensi angin kencang juga dapat terjadi di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Memasuki periode 29 Desember 2025–1 Januari 2026, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih dapat terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat, disertai potensi angin kencang di beberapa wilayah lainnya.

Read Entire Article