Daftar Tanaman Herbal untuk Mengatasi Keputihan, Ada Kunyit hingga Daun Sirih

1 month ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Keputihan adalah kondisi yang dialami hampir semua perempuan. Namun, ketika kondisi keputihan berubah warna, berbau, atau menimbulkan rasa tidak nyaman, sebagian wanita mulai mencari solusi alami yang dianggap lebih aman.

Menurut dokter Danang Ardiyanto, MKM dari UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito, beberapa tanaman herbal memang telah digunakan secara turun-temurun untuk membantu meredakan keluhan keputihan.

“Masyarakat sudah sejak lama memakai herbal, terutama untuk keputihan yang dipicu jamur atau bakteri. Selama penggunaannya benar, herbal bisa menjadi pendukung yang bermanfaat,” ujar Danang kepada Health Liputan6.com lewat pesan tertulis pada Senin, 8 Desember 2025.

Beberapa tanaman yang paling populer untuk mengatasi keputihan antara lain, daun sirih, kunyit, sambiloto, daun beluntas, dan ketepeng cina.

Tanaman-tanaman tersebut dipercaya memiliki sifat antiseptik, antijamur, dan antibakteri. Meski begitu, Danang mengingatkan penggunaan herbal tetap harus dilakukan secara tepat dan tidak menggantikan pemeriksaan medis, terutama bila kondisi memburuk.

"Namun, perlu ditekankan herbal membantu meredakan, bukan menggantikan diagnosis dokter terutama jika keputihan bau menyengat atau berubah warna," tekan Danang.

Kandungan Aktif Tanaman Herbal Untuk Mengatasi Keputihan dan Cara Kerjanya

Setiap herbal memiliki kandungan aktif yang berperan penting dalam menghambat bakteri dan jamur penyebab keputihan.

Daun sirih mengandung eugenol, flavonoid, dan tanin, yang bekerja menghambat pertumbuhan jamur Candida. Kunyit memiliki kurkumin yang bersifat anti inflamasi dan anti jamur, membantu meredakan gatal serta iritasi.

Lalu, sambiloto kaya andrographolide, dikenal sebagai antimikroba kuat. Sementara ketepeng cina memiliki flavonoid dan antrakuinon yang bersifat antijamur dan antiparasit.

Dengan memahami kandungan aktif tiap tanaman, perempuan dapat menggunakan herbal secara lebih bijak dan sesuai kebutuhan, bukan sekadar ikut tradisi tanpa mengetahui fungsinya.

Cara Aman Menggunakan Tanaman Herbal untuk Keputihan

Penggunaan herbal untuk keputihan umumnya terbagi menjadi dua metode yaitu dapat dikonsumsi dan pemakaian luar (topikal). Untuk konsumsi, kunyit maupun sambiloto dapat direbus dan diminum untuk mengurangi peradangan dari dalam.

Pemakaian luar lebih banyak menggunakan air rebusan daun sirih berikut cara amannya:

  1. Rebus 7-10 lembar daun sirih dengan tiga sampai empat  gelas air.
  2. Gunakan setelah hangat untuk membasuh bagian luar vagina.
  3. Jangan memasukkan cairan ke dalam vagina karena dapat mengganggu flora baik pada vagina.

Pemakaian cukup dua sampai tiga kali seminggu. Danang mengingatkan, membersihkan area kewanitaan terlalu sering justru bisa mengganggu bakteri baik dan buat keluhan semakin parah.

Herbal dapat menjadi pendamping perawatan tapi tetap memerlukan cara pakai yang tepat agar manfaatnya optimal dan tidak menimbulkan iritasi baru.

Kapan Tanaman Herbal Tidak Boleh Digunakan?

Tidak semua perempuan cocok menggunakan herbal. Ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan. Herbal tidak dianjurkan untuk ibu hamil trimester pertama, perempuan dengan alergi atau iritasi setelah pemakaian, serta mereka yang mengalami perubahan keputihan yang mencurigakan.

Keputihan berbau amis kuat, berwarna kuning atau hijau, mengandung darah, atau disertai nyeri hebat harus segera diperiksakan.

“Kalau keluhan tidak membaik tiga hingga tujuh hari, itu tanda tubuh butuh evaluasi medis, bukan sekadar perawatan herbal,” jelas dokter lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini. 

Herbal dapat bermanfaat, tetapi bukan pengganti dokter. Dengan memahami batasan dan memperhatikan reaksi tubuh, perempuan dapat menjaga kesehatan area kewanitaan dengan cara yang lebih aman dan terarah.

Read Entire Article