Liputan6.com, Jakarta - Mungkin Anda sudah akrab dengan tempe benguk atau olahan lainnya yang dibuat dari kacang benguk. Di balik rasanya yang khas, ternyata ada banyak manfaat kacang benguk untuk kesehatan yang menarik untuk dikenali.
Kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral di dalamnya membuat kacang ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari menu harian, asalkan diolah dengan benar. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan kacang benguk sebagai alternatif sumber nabati yang lebih terjangkau.
Saat Anda memahami manfaat kacang benguk untuk kesehatan, pilihan makanan sehari-hari bisa menjadi lebih bervariasi. Kacang ini dapat diolah menjadi sayur, tempe, hingga camilan.
Masih ragu makan tempe benguk? Kenali berbagai manfaatnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com, Selasa (13/1/2026) berikut.
1. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
Serat dalam kacang benguk berperan penting untuk membantu pergerakan usus menjadi lebih teratur. Konsumsi yang cukup dapat membuat feses lebih lunak sehingga mengurangi risiko sembelit. Selain itu, makanan tinggi serat seperti ini membantu memberi rasa kenyang lebih lama.
Kandungan serat juga mendukung keseimbangan bakteri baik di usus. Kondisi ini dapat membantu mengurangi keluhan seperti perut kembung dan susah buang air besar. Bagi Anda yang sedang membangun pola makan lebih sehat, kacang benguk bisa menjadi pilihan sumber serat nabati yang sederhana.
2. Membantu mengontrol makan berlebihan
Rasa kenyang yang lebih tahan lama setelah makan kacang benguk dapat membantu Anda menekan keinginan ngemil. Hal ini bermanfaat terutama bagi Anda yang sedang berusaha menjaga berat badan. Tekstur kacang yang padat dan kandungan seratnya mendukung pelepasan energi yang lebih lambat.
Selain itu, protein nabati dari kacang benguk juga berkontribusi pada rasa kenyang. Studi dalam Journal of Obesity and Metabolic Syndrome (2020) menunjukkaan bahwa makanan tinggi protein bisa membantu mengontrol hormon pemicu rasa lapar.
3. Menurunkan kadar kolesterol
Kandungan serat larut dalam kacang benguk berperan dalam membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat di dalam tubuh. Konsumsi secara teratur, disertai pola makan seimbang, dapat mendukung kesehatan jantung. Jenis kacang ini juga mengandung lemak nabati dalam jumlah kecil yang lebih ramah bagi tubuh.
Selain serat, antioksidan alami pada kacang juga turut membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Perlindungan ini mendukung fungsi pembuluh darah agar tetap sehat. Jika Anda ingin menjaga kadar kolesterol, kacang benguk bisa menjadi salah satu pilihan makanan pendukung.
4. Mendukung kesehatan tulang dan gigi
Kacang benguk mengandung mineral seperti kalsium, fosfor, dan magnesium yang dikenal berperan dalam menjaga tulang tetap kuat.
Asupan mineral tersebut membantu proses pembentukan massa tulang dan menjaga kepadatannya. Ini penting terutama pada usia dewasa agar risiko pengeroposan tulang tetap rendah.
Selain tulang, kesehatan gigi juga ikut terbantu karena mineral tersebut berperan dalam menjaga struktur gigi. Mengombinasikan kacang benguk dengan sumber kalsium lain serta gaya hidup aktif dapat memberi manfaat lebih besar. Dengan konsumsi yang wajar, Anda mendukung kesehatan tulang dan gigi dalam jangka panjang.
5. Menurunkan risiko anemia
Kandungan zat besi dalam kacang benguk berperan dalam pembentukan sel darah merah. Jika asupan zat besi tercukupi, risiko anemia akibat kekurangan zat besi bisa berkurang. Gejala seperti lemas, pusing, dan mudah lelah dapat diminimalkan dengan pemenuhan nutrisi ini.
Agar penyerapannya lebih optimal, Anda bisa mengonsumsi kacang benguk bersamaan dengan makanan sumber vitamin C, seperti sayuran hijau atau buah.
Kombinasi ini membantu tubuh memanfaatkan zat besi dengan lebih baik. Bagi Anda yang rentan anemia, kacang benguk bisa menjadi pilihan menu nabati yang mendukung kesehatan darah.
6. Meningkatkan daya tahan tubuh
Protein, vitamin, dan mineral di dalam kacang benguk turut mendukung kerja sistem imun. Tubuh yang memperoleh nutrisi seimbang akan lebih siap melawan infeksi dan penyakit. Selain itu, adanya antioksidan alami membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
Mengonsumsi kacang benguk sebagai bagian dari pola makan sehat, ditambah istirahat dan aktivitas fisik yang cukup, dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Anda bisa mengolahnya menjadi sup, tempe, atau campuran sayur sehingga lebih mudah dikonsumsi sehari-hari.
7. Menurunkan risiko penyakit jantung
Kandungan serat, mineral, dan antioksidan pada kacang benguk bekerja bersama untuk mendukung kesehatan jantung. Serat membantu mengontrol kadar kolesterol, sementara mineral tertentu berperan menjaga tekanan darah tetap stabil. Kondisi ini membuat beban kerja jantung tidak terlalu berat.
Dengan mengonsumsi kacang benguk secara wajar dan rutin, serta membatasi makanan tinggi lemak jenuh, Anda dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Aktivitas fisik teratur dan cukup minum juga menjadi pendukung penting agar manfaat kacang benguk untuk kes...

5 days ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452448/original/040555200_1766400118-Arifah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475667/original/021958400_1768638501-pelanggaran_hak_anak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474543/original/028370600_1768484456-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_17.59.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875110/original/018653800_1719377744-IMG_2886.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475432/original/038112800_1768615917-lansia_sembelit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393151/original/045077400_1761544110-IMG-20251027-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475490/original/060097200_1768621770-daging_anjing_dan_kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4558345/original/040206100_1693462552-Sequence_02.00_12_43_04.Still004R.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474996/original/058742900_1768546902-ruang_aman_anak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474722/original/086369200_1768532937-dian_sasmita.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473050/original/026212700_1768385392-c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475599/original/065204400_1768631413-35412.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5475397/original/051450600_1768612585-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_8.00.15_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758362/original/008193500_1709262685-Screenshot_2024-03-01_100831.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474665/original/008475600_1768528677-Azhar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga: Super Flu di Bali, China, dan Taiwan](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/LFBLJeQlcXunrf97NwS3RmYoJ6M=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474369/original/041817700_1768474284-Prof_Tjandra_Yoga_Aditama__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474565/original/004438100_1768486071-budi_buli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474682/original/068325200_1768530015-azhar_bully.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·