Moskow (ANTARA) - Tujuh personel militer Amerika Serikat terluka selama operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, demikian dilaporkan Fox News pada Rabu dengan mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Lima prajurit telah kembali bertugas, sementara dua lainnya masih dalam masa pemulihan, tambah laporan tersebut.
Sedangkan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa semua warga Amerika yang terluka selama operasi di Venezuela berada dalam kondisi baik. Namun, jumlah resmi korban luka serta kondisi mereka belum diungkapkan.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dilaporkan mengalami luka ketika mereka membentur dinding atau pintu saat pasukan keamanan AS membawa mereka keluar dari kediaman mereka, menurut laporan NBC yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Cedera tersebut terjadi sebelum Maduro dan istrinya melakukan kontak dengan Pasukan Khusus Delta AS. Stasiun TV tersebut, mengutip sumber terkait, hanya melaporkan bahwa keduanya mengalami berupa memar dan benturan yang kemungkinan disebabkan oleh terbentur pintu atau dinding.
Pasangan tersebut kemudian menjalani pemeriksaan medis di dalam pesawat, kata sumber lain.
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya. Pasangan presiden itu diterbangkan ke New York untuk diadili berdasarkan hukum AS atas tuduhan “narko-terorisme”.
Pada Senin (5/1), Mahkamah Agung Venezuela untuk sementara waktu mengalihkan jabatan presiden kepada Wakil Presiden Delcy Rodríguez, yang kemudian dilantik di hadapan Majelis Nasional.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Wapres AS: Kendali energi global jadi dasar operasi di Venezuela
Baca juga: Trump umumkan penyerahan 30-50 juta barel minyak Venezuela ke AS
Baca juga: ICWA serukan Indonesia bersikap tegas kecam serangan AS di Venezuela
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·