Najib Razak ajukan banding atas penolakan status tahanan rumah

2 weeks ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Kuala Lumpur (ANTARA) - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tinggi Malaysia yang menolak permohonannya untuk menjalani sisa masa hukuman penjara di rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA di Kuala Lumpur, Senin, anggota tim kuasa hukum Najib Razak, Muhammad Farhan Muhammad Shafee, menyampaikan bahwa pemberitahuan banding telah diajukan ke Pengadilan Banding pada 24 Desember 2025, atau dua hari setelah putusan Pengadilan Tinggi Malaysia dibacakan pada 22 Desember 2025.

Sebagai informasi, Najib Razak mengajukan permohonan status tahanan rumah terkait kasus penggelapan dana sebesar RM42 juta milik SRC International Sdn Bhd.

Najib menyatakan bahwa pemberian status tahanan rumah didasarkan pada dokumen pernyataan (titah adendum) Raja Malaysia ke-16, yang tidak disampaikan dalam sidang Dewan Pengampunan Malaysia.

Dalam perkara SRC International itu, Najib divonis 12 tahun penjara dan denda sebesar RM210 juta. Hukuman tersebut kemudian diringankan menjadi enam tahun penjara dan denda sebesar RM50 juta.

Sementara itu, dalam perkara lain, yakni kasus penyalahgunaan kekuasaan dan suap terkait 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Najib Razak divonis bersalah atas 25 dakwaan dengan total hukuman 15 tahun penjara, serta denda sebesar RM11,4 miliar (Rp47,1 triliun).

Hakim menyatakan hukuman dalam kasus 1MDB harus dijalani Najib Razak—yang saat ini berusia 72 tahun—setelah ia menyelesaikan masa hukuman dalam perkara SRC International.

Tim kuasa hukum Najib juga menyatakan bahwa upaya banding terkait kasus 1MDB itu akan segera diajukan setelah pihaknya menerima perintah resmi pengadilan untuk keperluan verifikasi.

Baca juga: Pengadilan Malaysia vonis Najib Razak 15 tahun penjara kasus 1MDB

Baca juga: Mantan PM Najib Razak minta maaf kepada rakyat Malaysia

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article