Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (12/1) malam.
SBY sempat menyapa keluarga besar partai serta para sahabat Demokrat yang memenuhi ruangan. Acara ini sekaligus menjadi momentum menyongsong 25 tahun berdirinya Partai Demokrat pada 2026.
"Bapak, Ibu yang saya cintai. Malam ini mayoritas tentu keluarga besar Partai Demokrat, ditambah para sahabat Demokrat. Kita tahu bahwa tahun ini 2026 Partai Demokrat menginjak usia yang ke-25 tahun. Seperempat abad Partai Demokrat,"ujar SBY.
Ia menyebut, usia 25 tahun bagi sebuah partai politik memang tergolong muda, namun sarat dengan pengalaman dan pelajaran. SBY mengingatkan sepanjang perjalanannya, Demokrat telah melewati berbagai dinamika.
"Sebagai partai politik, 25 tahun boleh dikatakan masih muda, ya. Tetapi meskipun baru 25 tahun, kita oleh Tuhan sudah dianugerahi dengan berbagai hal, baik itu sesuatu yang menyenangkan maupun sesuatu yang tidak menyenangkan. Kita mengalami masa pasang dan masa surut, ups and downs," katanya.
Menurutnya, fase tersebut seharusnya membuat Demokrat semakin matang, dewasa, dan arif dalam mengabdi kepada negara dan rakyat. Ia menegaskan bahwa sejarah menempatkan Partai Demokrat sebagai salah satu kekuatan politik nasional yang memiliki tanggung jawab besar.
"Oleh karena itu memasuki seperempat abad usia Partai Demokrat ini, kita harus lebih matang, lebih dewasa, lebih arif, dan mari kita tingkatkan pengabdian kita kepada negara, pengabdian kita kepada rakyat. Itulah sebenarnya peran yang dimintakan oleh sejarah kepada Partai Demokrat sebagai salah satu kekuatan politik nasional Indonesia," ujar SBY.
Presiden ke-6 RI ini mengajak hadirin menyanyikan Mars Partai Demokrat. Lagu tersebut memiliki makna historis tersendiri karena diciptakan langsung oleh SBY.
"Demokrat sejak berdiri, saya menggagas dan membentuk berdirinya Partai Demokrat, kita sudah punya jati diri yang jelas, posisi yang jelas," kata SBY.
SBY kemudian mengulas makna lirik Mars Demokrat yang sarat nilai kebangsaan.
"Kalau kita ingat kembali liriknya atau nadanya: ‘Dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,’ betul? ‘Dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia sentosa. Hidup aman adil dan damai, demokratis dan sejahtera. Bersatulah bangsaku, singsingkan lengan baju, bangunlah Indonesiaku. Partai Demokrat berbakti untuk ibu pertiwi.’ Sangat jelas," tutur dia.
Ia menegaskan nilai-nilai tersebut bukan hanya tujuan Demokrat, melainkan tujuan bangsa Indonesia, seraya mengajak seluruh kader untuk terus melanjutkan pengabdian bagi negeri.
"Itu bukan tujuan Partai Demokrat, tujuan bangsa Indonesia. Demokrat salah satu dari elemen bangsa itu, wajib hukumnya sesuai dengan tekad kita sejak berdiri 25 tahun yang lalu, let’s do more. Mari kita melanjutkan pengabdian kita untuk negeri yang sama-sama kita cintai ini," pungkasnya.

1 week ago
3





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·