Menlu Spanyol: Solusi 'Koalisi Sukarela' untuk Ukraina belum jelas

4 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan bahwa rencana penyelesaian konflik Ukraina yang tengah disusun oleh apa yang disebut “koalisi negara-negara yang bersedia/coalition of the willing” hingga kini belum memiliki kejelasan atau rincian konkret.

Pada Desember 2025, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa negara-negara dalam tergabung dalam “koalisi sukarela” itu justru merencanakan pendudukan Ukraina, alih-alih berfokus pada penyelesaian krisis Ukraina.

“Koalisi yang bersedia saat ini masih dalam proses menyusun sebuah proyek yang dapat menjadi rencana penyelesaian di masa depan. Sejauh ini belum ada sesuatu yang konkret. Sulit untuk mendefinisikan sesuatu yang masih sebatas gagasan,” kata Albares dalam wawancara dengan surat kabar El Pais.

Diplomat tertinggi Spanyol itu menyatakan keyakinannya bahwa Spanyol akan berada di meja perundingan bersama pihak-pihak yang akan menentukan masa depan.

Namun, ia menghindari pertanyaan mengenai peran apa yang mungkin dimainkan oleh angkatan bersenjata Spanyol di Ukraina.

Pada akhir November, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa Komisi Eropa dan “koalisi yang bersedia” akan terus bekerja sama dengan Ukraina terkait rencana mereka untuk mengakhiri konflik.

Rencana Eropa tersebut muncul di media beberapa hari setelah rencana versi Amerika Serikat (AS).

Pada 6 Januari, pertemuan tingkat tinggi 'Koalisi Negara-Negara yang Bersedia' digelar di Paris. Pertemuan itu membahas sejumlah isu, termasuk jaminan keamanan bagi Ukraina serta pembentukan pasukan multinasional.

Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, serta menantu Trump, Jared Kushner, turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Usai pertemuan, para pemimpin koalisi menandatangani sebuah deklarasi yang menyatakan niat mereka untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina apabila tercapai kesepakatan damai. Surat kabar Politico melaporkan bahwa AS tidak menandatangani deklarasi tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa skenario apa pun yang melibatkan pengerahan pasukan dari negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ke Ukraina sama sekali tidak dapat diterima oleh Rusia dan berpotensi memicu eskalasi tajam.

Moskow sebelumnya juga menyebut pernyataan tentang kemungkinan pengerahan kontingen negara-negara NATO ke Ukraina, yang disampaikan di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya, sebagai upaya menghasut kelanjutan permusuhan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: China serukan upaya penyelesaian politis bagi krisis Ukraina

Baca juga: Jerman: Keanggotaan Uni Eropa jadi bagian kunci perdamaian Ukraina

Baca juga: Zelenskyy minta cadangan rudal pertahanan udara Eropa

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article