Tokyo (ANTARA) - Jepang telah meningkatkan peringatan perjalanan untuk Iran dan mengimbau warganya untuk tidak mengunjungi negara itu sementara waktu, menurut Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.
Imbauan jtu dia sampaikan menyusul data jumlah korban tewas yang meningkat di Iran, di tengah laporan aksi penindakan terhadap protes anti-pemerintah.
"Situasi komunikasi sangat buruk," kata Motegi kepada wartawan pada Minggu saat mengunjungi Israel. Pernyataan itu tampaknya merujuk pada pemadaman telekomunikasi yang berdampak di negara tersebut.
Motegi juga berjanji akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga negara Jepang.
Langkah terbaru itu telah menempatkan sebagian besar wilayah Iran, termasuk Teheran, ke Level 3 pada skala peringatan pemerintah, yang merekomendasikan agar masyarakat mereka "menghindari semua perjalanan" ke lokasi tersebut.
Beberapa wilayah perbatasan yang sudah ditetapkan pada Level 4, peringkat paling parah yang mendesak warga di negara tersebut untuk mengungsi, tidak mengalami perubahan.
Kekhawatiran semakin meningkat terkait kerusuhan di Iran, sementara para aktivis hak asasi manusia melaporkan kematian sekitar 500 orang selama protes yang telah menyebar ke seluruh negeri setelah dipicu oleh keluhan ekonomi pada akhir Desember.
Pihak berwenang Iran memutus akses internet pada Kamis, sehingga masyarakat sulit untuk memahami situasi secara menyeluruh.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa militer sedang mempertimbangkan "opsi yang sangat keras" terhadap Iran, dan menyebutkan bahwa "tampaknya ada beberapa orang yang terbunuh padahal seharusnya tidak terbunuh."
Sumber: Kyodo-OANA
Baca juga: Iran umumkan 3 hari berkabung nasional untuk "martir" unjuk rasa
Baca juga: Trump belum pertimbangkan kerahkan pasukan ke Iran untuk intervensi
Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·