CSIS: Diplomasi RI perlu fokus regional untuk memaksimalkan peluang

3 days ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Ketua Departemen Hubungan Internasional Center for Strategic and International Studies (CSIS) Lina Alexandra menilai bahwa Kementerian Luar Negeri RI memiliki banyak peluang jika peran diplomasi dijalankan secara lebih fokus.

"Kami melihat banyak peluang yang seharusnya dapat diambil oleh Kementerian Luar Negeri jika peran diplomasi dijalankan dengan lebih fokus, memiliki prioritas yang jelas, serta disesuaikan dengan kapasitas Indonesia," kata Lina dalam "CSIS Media Briefing: Merespons Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Lina mengatakan salah satu langkah yang dapat menunjukkan fokus, kejelasan prioritas, dan kesesuaian dengan kapasitas nasional adalah memperkuat diplomasi di tingkat regional.

"Peran diplomasi Indonesia yang diwarnai dengan ambisi global tidak salah, tetapi seharusnya dimulai dengan cakupan regional yang lebih visible," katanya.

Ia menilai bahwa Indonesia sangat diharapkan—meskipun bukan Ketua ASEAN—untuk tetap menunjukkan kepemimpinannya bersama-sama Ketua ASEAN dalam menangani krisis Thailand dan Kamboja.

"Harapan ini wajar, mengingat Indonesia memiliki pengalaman diplomatik yang relevan dalam konteks tersebut," katanya.

Lebih lanjut, Lina menjelaskan bahwa Indonesia juga telah mengemukakan pentingnya platform Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yang merupakan mekanisme ASEAN-led, sebagai arena kunci untuk menavigasi ketidakpastian global akibat perang dagang dan perang tarif, khususnya antara AS dan China.

"Sayangnya, hal ini tidak terlalu digarisbawahi, bahkan tidak disebutkan dalam PPTM 2026", ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai primus inter pares di kawasan, Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan beragam gagasan atau strategi yang bersifat defensif.

Indonesia, menurutnya, harus terus berperan aktif dengan kepentingan nasional yang terdefinisi secara jelas serta didukung oleh gagasan dan inisiatif yang konkret.

Ia menambahkan, pertanyaan kunci yang perlu dijawab adalah strategi apa yang seharusnya diterapkan Indonesia untuk menghadapi berbagai bentuk ketidakpastian global.

"Inilah yang seharusnya menjadi fokus utama pemerintah, melalui diskusi yang mendalam dan berkelanjutan bersama para ahli, guna merumuskan langkah-langkah kebijakan yang tepat," katanya.

Baca juga: Stabilitas domestik perkuat diplomasi RI di tengah dunia multipolar

Baca juga: RI tekankan kesiapan & kewaspadaan dalam diplomasi di tengah rapuhnya tatanan global

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article