Washington (ANTARA) - Kedutaan Besar Virtual AS di Iran pada hari Senin memperbarui peringatan perjalanan yang mendesak warga AS untuk segera meninggalkan Iran di tengah gejolak di seluruh negara Timur Tengah tersebut.
"Warga negara AS harus bersiap menghadapi pemadaman internet yang terus berlanjut, merencanakan sarana komunikasi alternatif, dan, jika situasinya cukup aman, mempertimbangkan untuk meninggalkan Iran melalui jalur darat ke Armenia atau Turkiye," demikian pernyataan Kedutaan Besar virtual AS di Iran, seraya menambahkan bahwa warga berkewarganegaraan ganda AS-Iran harus meninggalkan Iran menggunakan paspor Iran, lantaran pemerintah Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda.
"Warga negara AS berisiko tinggi untuk menjalani interogasi, penangkapan, dan penahanan di Iran," sebut pernyataan itu.
Menurut pernyataan tersebut, sejumlah maskapai penerbangan terus membatasi atau membatalkan penerbangan dari dan menuju Iran, dengan beberapa di antaranya menangguhkan layanan hingga Jumat (16/1) pekan ini.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·