Sritex Bangkrut Bikin Angka PHK di Jateng Melambung Hingga 18 Ribu pada 2025

6 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Lebih dari 18 ribu pekerja di Jawa Tengah (Jateng) mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang 2025. Bangkrutnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi penyebab yang melambungkan angka PHK di Jateng. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Provinsi Jateng, Ahmad Aziz, mengungkapkan, jumlah pegawai ter-PHK di Jateng sepanjang 2025 mencapai 18.101. "Dari 18 ribu lebih itu, ada 10.632 dari grup Sritex," ujarnya ketika diwawancara, Jumat (9/1/2026). 

Dia menerangkan, Sritex dan tiga anak perusahaannya, yakni PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya, dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang pada Oktober 2024. Kemudian diputus insolvent atau bangkrut pada Februari 2025. Proses PHK dimulai setelah fase tersebut. 

"Sritex yang di Sukoharjo itu (mem-PHK) 8.475 (pegawai). Kemudian Primayudha Mandirijaya yang ada di Boyolali itu 956. Lalu Bitratex yang ada di Semarang 1.161. Selanjutnya Sinar Pantja Djaja yang ada di Semarang juga sebanyak 40," ungkap Aziz. 

Dia mengatakan, selain Sritex Grup, terdapat sejumlah perusahaan di Jateng yang melakukan PHK dengan jumlah di atas 100. "Jadi ada beberapa perusahaan selain Sritex yang memang pailit, terus tutup," ujarnya. 

Menurut Aziz, PHK pegawai di Jateng terjadi di beberapa sektor, antara lain tekstil, garmen, industri kertas, pembuatan tas, produksi olahan kayu, industri sepatu olahraga, dan kesehatan. Dia mengatakan, perusahaan di sektor-sektor tersebut melakukan PHK karena sejumlah faktor. 

"Ada yang karena kondisi perusahaannya mengalami penurunan, baik itu produksinya dan juga tentu pemasarannya. Ada juga yang PHK karena efisiensi, perusahaannya masih berjalan tetapi di bagian-bagian tertentu ada pengurangan. Ada juga terkait dengan pengurangan yang PKWT. Jadi kontrak habis dan kondisi perusahaannya itu ternyata dilihat tidak begitu bagus, maka sementara kontraknya tidak diperpanjang dulu," ucap Aziz.

Meski angka PHK di Jateng cukup tinggi, Aziz menyebut persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi tersebut menurun. Dia mengatakan, per Agustus 2025, TPT di Jateng adalah 4,66 persen, menurun dari 4,78 persen pada 2024. 

"Empat koma enam puluh enam persen ini ekuivalen 1.040.000 (warga). Tapi perlu diingat bahwa TPT itu dihitung mulai usia 15 tahun. Sementara orang boleh bekerja itu usia 18 tahun," kata Aziz.

(Kamran Dikarma)

Read Entire Article