Liputan6.com, Jakarta - Sebuah serial anime anyar bertajuk Sentenced To Be a Hero kini jadi buah bibir para penggemar tayangan animasi Jepang ini. Komentar positif tentang proyek yang digarap Studio KAI ini bertebaran di media sosial dan juga media massa.
Sebagai informasi, serial anime yang diangkat dari light novel yang ditulis Rocket Shokai dengan ilustrasi oleh MEPHISTO ini baru tayang satu episode dengan durasi 58 menit pada 3 Januari 2026 lalu. Jadi, belum ketinggalan jauh untuk mengikuti Sentenced To Be a Hero.
Seperti apa sinopsis anime ini?
Sentenced To Be a Hero berlatar sebuah dunia yang terus menerus menghadapi perang melawan Demon Lord dan para tentaranya. Yang terjun bertarung melawan para monster ini bukan hanya para Ksatria Suci yang terhormat. Melainkan juga "hero," sosok kriminal yang dipaksa menjadi pahlawan dan bertempur sebagai bagian dari hukuman mereka.
Tewas di pertempuran? Tak jadi soal. Mereka akan dihidupkan lagi, terus menerus, dan kembali diterjunkan ke medan laga yang penuh kengerian.
"Kebangkitan para hero hanyalah prosedur yang menyeret jiwa orang mati keluar dari neraka dan mengembalikannya ke tubuh. Prosesnya meninggalkan efek samping, mengganggu ingatan dan jati diri," kata Xylo Forbartz, salah satu hero yang jadi tokoh utama dalam anime ini.
Aksi seorang pria cosplay jadi seorang tokoh di anime yaitu Chainsaw Man menarik perhatian
Berkah dari Dewi
Xylo Forbartz diterjunkan ke medan peperangan melawan pasukan Demon Lord yang begitu besar dan membuat pasukan Ksatria Suci terdesak. Dalam kondisi genting, ia menyelamatkan Dotta, hero lain yang punya kebiasaan mencuri.
Kali ini yang ia colong sebuah peti mati. Dotta mengira isinya jenazah, tapi rupanya bukan. Sosok dalam peti mati itu seorang dewi, Teoritta, yang belum menjalin ikatan perjanjian dengan ksatria pilihan.
Dalam situasi yang makin pelik, Teoritta membuat keputusan mengagetkan: ia ingin menjalin perjanjian dengan Xylo. "Aku percaya dengan Xylo Forbartz. Aku percaya pada ksatriaku," kata Teoritta.
Yang tak ia sadari, adalah Xylo dihukum atas kejahatan masa lalunya: membunuh dewi yang pernah menjalin ikatan dengannya.
Xylo dan Teoritta
Xylo Forbatz adalah ksatria yang tak takut apa pun, dingin, dan berlidah tajam. Sejak awal Teoritta mendekat dengannya, Xylo berulang kali mengungkap bahwa ia membenci dewi, dan ingin jauh-jauh dengan gadis kecil berambut pirang ini.
Sementara Teoritta sejak awal terkesan dengan keberanian Xylo, dan tak segan meminjamkan kekuatannya pada pria ini. Sebagaimana para dewi, yang ia inginkan adalah pujian sebagai "imbalan" dari penggunaan kekuatan.
Suara Xylo Fobartz diisi oleh Yohei Azakami, sementara Teoritta disuarakan Mayu Iizuka.
Sosok di Balik Layar
Hiroyuki Takashima menyutradarai anime TV ini di Studio KAI, dengan Yoshitake Nakakoji sebagai asisten sutradara dan perancang makhluk. Kenta Ihara sebagai penulis komposisi seri dan skrip, Takeru Noda sebagai perancang karakter, dan Shunsuke Takizawa sebagai penata musik.
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share

1 week ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476428/original/039242600_1768749440-Miss_0.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476420/original/079349500_1768748761-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3018588/original/008255000_1578657461-IMG_20200110_132629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476249/original/074056300_1768721274-Gigi_Perez_perform_di_atas_panggung__IG_gigi4perez_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5056184/original/008915700_1734509774-Andrew_Susanto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439170/original/011580500_1765351897-WhatsApp_Image_2025-12-10_at_14.22.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476382/original/075734800_1768738348-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.01.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2942211/original/004663700_1571314631-WhatsApp_Image_2019-10-17_at_19.13.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476365/original/034456100_1768732998-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_15.59.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476345/original/089000700_1768730768-happiest_yahya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474631/original/041319900_1768498974-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_00.16.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476339/original/034510100_1768729257-Screenshot_2026-01-18_163816.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476284/original/028140900_1768724991-Cover___Lead__18_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476288/original/089608300_1768725077-unnamed-33.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474964/original/099569300_1768545259-Surat_untuk_Masa_Mudaku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390142/original/027974000_1761232668-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_19.52.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·