Sindikat Perdagangan Bayi via Medsos di Medan: 2 Bidan Tersangka-Motif

3 days ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn saat konferensi pers perdagangan bayi di tempat kejadian perkara, Medan, Kamis (15/1/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Polisi menangkap 9 orang yang terlibat dalam sindikat perdagangan bayi di Kota Medan, Sumatera Utara. Seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan bidan.

Dua bidan berinisial HR (31) dan VL (33) diduga bekerja sama dengan tersangka utama berinisial HD dalam praktik perdagangan bayi yang dilakukan melalui aplikasi TikTok.

“Berjalannya waktu, ternyata ada komunikasi antara tersangka HD dengan kedua bidan ini,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di lokasi kejadian, Medan, Kamis (15/1).

Calvijn menjelaskan, pasangan suami istri berinisial K dan S nekat menjual bayinya karena alasan ekonomi. Bayi tersebut diserahkan kepada tersangka N yang berperan sebagai perantara untuk kemudian ditawarkan kepada dua bidan, HR dan VL.

“Ibunya (K) menawarkan untuk diadopsi. Tapi pada saat itu masih mengandung, belum melahirkan. menawarkan kepada tersangka N,” ujar Calvijn.

“Namun demikian, karena tidak sanggup membayar dengan sejumlah uang yang tidak disepakati, tersangka N menawarkan ke pembeli lainnya melalui kedua bidan ini,” lanjutnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn saat konferensi pers perdagangan bayi di tempat kejadian perkara, Medan, Kamis (15/1/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Menurut Calvijn, keputusan menjual bayi diambil karena tersangka S membutuhkan biaya untuk kembali bekerja ke Malaysia.

“Karena suaminya (S) membutuhkan uang untuk bekerja kembali ke Malaysia. Sehingga disepakati kedua orang tuanya untuk menitipkan rawat anaknya dengan cara menjual kepada kedua bidan tersebut,” katanya.

Namun, HR dan VL kesulitan mencari pembeli sehingga menghubungi tersangka HD untuk membantu menjual bayi tersebut. Polisi kemudian menangkap tersangka K dan S pada Selasa, 16 Desember 2025, saat bayi tersebut baru berusia dua hari.

“Sehingga kedua bidan tersebut kembali menghubungi tersangka utama, tersangka HD untuk mencari pembelinya. Namun, pada saat itu dilakukan penangkapan,” ujar Calvijn.

Bayi yang menjadi korban perdagangan oleh orang tuanya dalam konferensi pers perdagangan bayi di tempat kejadian perkara, Medan, Kamis (15/1/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Sebelumnya, polisi mengamankan 4 tersangka lain dalam kasus perdagangan bayi di Jalan Kampung Tengah, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, pada Sabtu (13/12).

Dari hasil pengembangan, jumlah tersangka bertambah menjadi sembilan orang, yakni HD, J, HT, dan BS pada kasus awal, serta HR, VL, N, K, dan S pada pengembangan berikutnya.

Meski demikian, polisi masih memburu tiga tersangka lain yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial X, Y, dan Z.

Bayi yang menjadi korban perdagangan oleh orang tuanya dalam konferensi pers perdagangan bayi di tempat kejadian perkara, Medan, Kamis (15/1/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto menyebut, jaringan perdagangan bayi ini tidak hanya beroperasi di Medan, tetapi juga menjangkau wilayah lain.

“Sementara keterangan yang kita dalami sampai tahap itu,” kata Bayu.