Liputan6.com, Jakarta - Salah satu film Indonesia horor yang siap tayang di bioskop bulan ini yakni Tolong Saya! (Dowajuseyo) karya sienas Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca. Film horor ini dibintangi Saskia Chadwick, Kim Geba, Cinta Brian, Dito Darmawan, dan Aruma Khadijah.
Jelang penayangan di bioskop Tanah Air mulai 29 Januari 2026, rumah produksi Heart Pictures bikin gelar wicara bertajuk “Mitos Horor Korea dalam Film Tolong Saya! (Dowajuseyo)” di Senayan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Gelar wicara ini membahas latar budaya serta mitologi horor Korea yang diangkat dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo). Produser Eksekutif Heart Pictures, Herty Purba, menyampaikan alasan di balik pemilihan mitos horor Korea sebagai dasar cerita film terbarunya.
“Keputusan kami didasari pertimbangan pasar sekaligus tantangan besarnya biaya produksi film. Ini debut kami, jadi harus dipikirkan matang-matang genrenya. Dalam satu sampai dua tahun terakhir, penonton film horor luar biasa,” kata Herty Purba.
Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Jumat (16/1/2026), Herty Purba mengklaim, film Tolong Saya! (Dowajuseyo) dikembangkan dengan pendekatan berbeda, baik dari sisi cerita maupun pesan yang ingin disampaikan ke para penonton.
“Ceritanya berdasarkan pengalaman seseorang yang pernah belajar di Korea dan mengalami kejadian melihat sosok seperti hantu yang seakan menatap dan minta tolong. Cerita ini sangat menarik untuk diangkat,” imbuh Herty Purba.
Percaya Hal Mistis
“Di Korea, masyarakatnya masih percaya hal mistis, seperti arwah gentayangan, kesurupan, atau roh yang membawa kesialan. Kalau merasa tertimpa sial, mereka bisa mencari orang pintar, bahkan melakukan ritual seperti tarian pedang untuk mengusir bala,” ujar Herty Purba.
Selain praktik spiritual tradisional, ia menyinggung keberadaan fortune teller yang dikenal luas di Korea sebagai home chat. Fortune teller ini dipercaya dapat melihat potensi kesialan maupun keberuntungan di masa depan.
Roh yang Membawa Kesialan
Pandangan tersebut diperkuat Kim Geba (Bung Korea), salah satu pemeran dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo). Ia menjelaskan, kepercayaan terhadap mitos, roh, dan kesialan masih hidup sekaligus dekat dengan masyarakat Korea.
“Di Korea, masyarakat masih sangat percaya dengan arwah, kesurupan, atau roh yang membawa kesialan. Kalau merasa ada hal buruk, mereka bisa melakukan ritual tertentu atau mendatangi fortune teller,” beri tahu Kim Geba.
Syuting di Busan
Catatan menarik lain datang dari pemilihan lokasi syuting film Tolong Saya! (Dowajuseyo) yakni, Busan. Herty Purba berterima kasih kepada pihak-pihak yang memungkinkan syuting berjalan lancar. Khususnya terkait, penggunaan lokasi yang biasanya sulit diakses.
“Syuting di universitas, rumah sakit, atau tempat umum itu sulit dan mahal. Di Busan kami sangat dibantu. Banyak pihak yang support sehingga proses syuting berjalan lancar,” Herty Purba mengakhiri.
Lanjut Baca:
Makna Lagu Scott Street oleh Phoebe Bridgers, Ungkap Kisah Patah Hati dan Nostalgia

2 days ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474631/original/041319900_1768498974-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_00.16.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476339/original/034510100_1768729257-Screenshot_2026-01-18_163816.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476284/original/028140900_1768724991-Cover___Lead__18_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476288/original/089608300_1768725077-unnamed-33.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474964/original/099569300_1768545259-Surat_untuk_Masa_Mudaku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390142/original/027974000_1761232668-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_19.52.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474124/original/090605900_1768466863-spring-fever-1-2__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5305258/original/034241400_1754301493-IMG_5635.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475975/original/028157700_1768703582-ClipDown.com_503099519_1499371644380806_2596978927685153136_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475631/original/089882600_1768633977-Screenshot_2026-01-17_140501.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475620/original/050329400_1768633367-ClipDown.com_618284823_18551268316005597_1132545939733196346_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475846/original/062910300_1768663946-Slate_2026_-_CRM_PN_996x664.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475873/original/024541600_1768667976-Guang_Liang_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475861/original/027353300_1768665418-Tolong_Saya_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475857/original/059236100_1768664862-ClipDown.com_491081183_18495697663032105_5654897960803252286_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·