Liputan6.com, Jakarta - Artis sekaligus anggota komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menanggapi pengakuan Aurelie Moeremans jadi korban child grooming. Pengakuan menggemparkan ini tertuang dalam buku Broken Strings yang viral di jagat maya sepanjang pekan ini.
Dalam buku itu, Aurelie Moeremans yang dikenal lewat film Kuntilanak dan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 menyebut pelaku child grooming pria yang namanya disamarkan sebagai Bobby. Tak lama setelahnya, Roby Tremonti mencak-mencak seraya pamer bukti pernah nikah dengan Aurelie Moeremans.
Roby Tremonti lalu menyampaikan klarifikasi panjang lebar hingga viral. Klarfikasinya diparodikan sejumlah selebritas Tanah Air dari Tissa Biani hingga Jerome Polin. Berkaca pada kasus child grooming ini, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan pernyataan sikap.
Lewat akun Instagram terverfikasi, pada Kamis (15/1/2026), bintang film Berbagi Suami menyebut kekerasan terhadap anak dapat terjadi pada siapa saja. Aurelie Moeremans salah satu yang akhirnya berani bersuara atas trauma masa lalu.
Rupanya, kasus child grooming Aurelie Moeremans dan buku Broken Strings yang viral dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XIII bersama Komnas HAM dan Komnas Perempuan Republik Indonesia.
“Kasus child grooming yang diungkap oleh Aurelie Moremans melalui e-book Broken Strings, Fragments of a Stolen Youth menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak dapat terjadi pada siapa saja, melalui proses yang sistematis dan berlapis,” cuit Rieke Diah Pitaloka.
Perbuatan Cabul Terhadap Anak
Bintang sinetron Bajaj Bajuri mengingatkan, sebagai negara hukum, Indonesia memiliki landasan jelas. Undang-Undang Perlindungan Anak (UU No. 23 Tahun 2002 jo. UU No. 35 Tahun 2014 jo. UU No. 17 Tahun 2016).
“(UU ini) melarang perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana diatur dalam Pasal 76E, dengan ancaman pidana 5 hingga 15 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar (Pasal 82 ayat (1)), serta dimungkinkan pidana tambahan,” imbuh Rieke Diah Pitaloka.
Dapat Dikenakan Pemidanaan Berlapis
Selain itu, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ketentuan pidana terdapat dalam KUHP lama maupun KUHP baru, termasuk pasal-pasal tentang pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak, serta UU ITE Pasal 27 ayat (1).
Pasal tersebut terkait muatan melanggar kesusilaan. “Ini menegaskan bahwa child grooming dapat dikenakan pemidanaan berlapis,” ujarnya seraya merekomendasikan ruang diskusi bersama komunitas perempuan, khususnya terkait child grooming.
Tegas dan Berkeadilan
Ruang diskusi ini, dalam pandangan Rieke Diah Pitaloka, harus melibatkan Komisi XIII untuk edukasi publik dan penguatan kesadaran masyarakat. Rieke Diah Pitaloka mendukung proses penanganan kasus child grooming berjalan tegas dan berkeadilan.
“Proses penanganan kasus child grooming agar berjalan tegas dan berkeadilan bersama komunitas perempuan dan Komisi XIII, dengan penerapan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pembuktian bahwa KUHP baru memiliki taji,” tutupnya.
Lanjut Baca:
7 Potret Dapur Rumah Merry Asisten Raffi Ahmad, Konsep Open Space yang Elegan

1 day ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474631/original/041319900_1768498974-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_00.16.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476339/original/034510100_1768729257-Screenshot_2026-01-18_163816.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476284/original/028140900_1768724991-Cover___Lead__18_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476288/original/089608300_1768725077-unnamed-33.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474964/original/099569300_1768545259-Surat_untuk_Masa_Mudaku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390142/original/027974000_1761232668-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_19.52.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474124/original/090605900_1768466863-spring-fever-1-2__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5305258/original/034241400_1754301493-IMG_5635.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475975/original/028157700_1768703582-ClipDown.com_503099519_1499371644380806_2596978927685153136_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475631/original/089882600_1768633977-Screenshot_2026-01-17_140501.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475620/original/050329400_1768633367-ClipDown.com_618284823_18551268316005597_1132545939733196346_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475846/original/062910300_1768663946-Slate_2026_-_CRM_PN_996x664.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475873/original/024541600_1768667976-Guang_Liang_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475861/original/027353300_1768665418-Tolong_Saya_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475857/original/059236100_1768664862-ClipDown.com_491081183_18495697663032105_5654897960803252286_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)




English (US) ·