Piala Afrika 2025: Ejek Pahlawan Kemerdekaan, Striker Aljazair Terima Konsekuensi Fatal

1 week ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Striker Aljazair, Mohamed Amoura, menjadi pusat kecaman publik setelah menentukan kemenangan timnya atas Republik Demokratik Kongo pada babak 16 besar Piala Afrika 2025 beberapa waktu lalu.

Amoura terlihat melakukan selebrasi yang dianggap menghina dengan cara meniru pose ikonik seorang suporter Kongo yang berdandan menyerupai pahlawan kemerdekaan, Patrice Lumumba.

Tindakan tersebut memicu amarah besar, karena Amoura tak hanya menirukan pose tetapi melanjutkannya dengan gerakan berpura-pura jatuh yang dinilai mengejek simbol sejarah.

Cape Verde resmi menulis sejarah di sepak bola dunia! Untuk pertama kalinya, tim berjuluk Blue Sharks memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Eswatini 3-0 di laga terakhir Grup D zona Afrika. Dengan hasil ini, Cape Verde menyusul Mar...

Siapa Sosok Patrice Lumumba?

Kemarahan pendukung berakar pada nilai sakral sosok yang ditiru oleh Amoura. Michel Nkuka Mboladinga adalah superfan yang selalu hadir mengenakan kostum lengkap dan berdiri sepanjang laga demi menghormati Lumumba.

Patrice Lumumba adalah Perdana Menteri pertama Kongo yang dibunuh secara tragis setelah membantu negaranya merdeka dari penjajahan Belgia.

Bagi rakyat Kongo, menirukan sosok Lumumba dalam konteks ejekan sepak bola dianggap sebagai tindakan yang sangat sensitif terhadap sejarah perjuangan dan penderitaan bangsa mereka. 

Reaksi Keras dan Kecaman dari Publik

Aksi Amoura segera viral di media sosial dan mengundang gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk pakar sepak bola Afrika.

Banyak yang berpendapat, bahwa aksi tersebut telah melewati batas sportivitas dan menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap budaya serta sejarah negara Afrika.

Para kritikus menekankan meskipun persaingan di lapangan sangat ketat, penghormatan terhadap simbol nasional dan tokoh sejarah harus tetap dijaga di atas segalanya.

Permintaan Maaf dan Klarifikasi Amoura

Menaggapi kecaman yang meluas, Mohammed Amoura akhirnya merilis pernyataan resmi untuk meminta maaf kepada rakyat Republik Demokratik Kongo.

Pemain Wolfsburg tersebut berdalih bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui latar belakang sejarah di balik sosok yang ia tiru.

Ia menyatakan bahwa niatnya hanyalah melakukan candaan sepak bola tanpa bermaksud menghina pahlawan nasional atau sejarah negara lawan, dan mengaku sangat menyesali kegaduhan yang telah ditimbulkan oleh ketidaktahuannya.

Lanjut Baca:

Manuver Panas Manchester United: Incar Bradley Barcola, Penyerang Ini Bakal Dikorbankan

Read Entire Article