Senegal vs Maroko: Singa Teranga Juara Piala Afrika

3 hours ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Duel Senegal vs Maroko tersaji di panggung final AFCON/Piala Afrika yang penuh ketegangan hingga menit akhir pertandingan. Laga penentuan gelar ini berakhir dengan kemenangan Senegal 1-0 atas tuan rumah Maroko melalui perpanjangan waktu.

Gol tunggal penentu kemenangan Senegal lahir pada menit ke-94 melalui gelandang Pape Gueye. Hasil ini mengantar Singa Teranga meraih gelar Piala Afrika kedua sepanjang sejarah.

Final ini tidak hanya berbicara soal skor akhir, tetapi juga rangkaian insiden yang memicu jeda panjang pertandingan. Keputusan penalti untuk Maroko di masa injury time memicu protes keras dari kubu Senegal.

Drama Penalti, VAR, dan Gol Penentuan

Kekacauan bermula ketika wasit Jean-Jacques Ndala asal Kongo memeriksa VAR setelah Brahim Diaz terjatuh di kotak penalti. Keputusan penalti diambil setelah El Hadji Malick Diouf dinilai melanggar saat situasi sepak pojok.

Sejumlah pemain Senegal langsung meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan tersebut. Pertandingan akhirnya tertunda hampir 20 menit sebelum dilanjutkan kembali.

Sadio Mane berperan penting membujuk rekan setimnya untuk kembali ke lapangan dan melanjutkan laga. Situasi di tribune juga memanas karena terjadi ketegangan antarsuporter di tengah penantian.

Ketika laga dilanjutkan, Maroko mendapat peluang emas untuk mengakhiri pertandingan di waktu normal. Namun, eksekusi penalti Brahim Diaz dengan gaya Panenka justru mudah diamankan kiper Senegal, Edouard Mendy.

Gagalnya penalti tersebut memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu dengan tensi tetap tinggi. Senegal tampil lebih tenang dan disiplin dalam menjaga organisasi permainan.

Pada menit ke-904 perpanjangan waktu, Pape Gueye muncul sebagai pembeda lewat gol yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Maroko. Gol ini memastikan laga Senegal vs Maroko berakhir dengan kemenangan dramatis bagi tim tamu.

Setelah unggul, Senegal fokus bertahan dan mengelola tempo hingga peluit akhir dibunyikan. Maroko mencoba menekan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan lawan.

Kemenangan ini memperpanjang catatan kurang ideal Maroko di Piala Afrika, dengan gelar terakhir diraih sekitar 50 tahun lalu. Namun, turnamen ini tetap dikenang sebagai salah satu edisi paling emosional dalam sejarah kompetisi.

Bagi Senegal, hasil laga Senegal vs Maroko di final ini menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama sepak bola Afrika saat ini. Gelar kedua ini menjadi bukti konsistensi dan mental juara yang terbangun dalam beberapa tahun terakhir.

Lanjut Baca:

Manuver Persija di Bursa Transfer, Depak 1 Legiun Asing asal Brasil

Read Entire Article