Liputan6.com, Jakarta - AC Milan menjalani musim 2025/2026 dengan wajah yang kontras. Rossoneri mampu tampil solid saat berhadapan dengan tim papan atas Serie A, tetapi justru kerap terpeleset ketika menghadapi lawan dari paruh bawah klasemen.
Data menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Dari total 15 gol yang bersarang di gawang Milan sejauh musim ini, sebanyak 13 tercipta ketika mereka berjumpa tim-tim papan bawah. Angka tersebut menegaskan sumber utama kehilangan poin Rossoneri.
Sebaliknya, ketika menghadapi sepuluh besar klasemen, pertahanan Milan relatif tangguh. Mereka hanya kebobolan dua gol, masing-masing saat melawan Napoli dan Atalanta, dengan salah satunya berasal dari titik penalti.
Situasi ini menempatkan Milan dalam dilema klasik. Konsistensi menghadapi tim yang secara kualitas berada di bawah mereka justru menjadi masalah terbesar dalam persaingan papan atas Serie A.
Rapuh saat Unggul, Kuat saat Tertekan
Seperti ditulis MilanNews, Milan telah kebobolan 13 gol saat melawan tim-tim di paruh bawah klasemen. Jumlah itu nyaris mencakup seluruh gol yang mereka terima sepanjang musim, sebuah statistik yang mencolok.
Masalah utama diyakini bukan terletak pada kualitas individu, melainkan aspek mental. Milan dinilai sering memasuki laga-laga tersebut dengan konsentrasi yang sedikit menurun, sehingga kesalahan-kesalahan kecil berujung pada gol yang sebenarnya bisa dihindari.
Ketika menghadapi tim besar, tekanan justru membuat fokus Milan meningkat. Struktur bertahan lebih rapat, jarak antarlini terjaga, dan kesalahan elementer jarang terjadi. Kontras inilah yang menciptakan jurang performa dalam hasil pertandingan.
Allegri Sebut Masalah Milan
Selain faktor mental, persoalan taktik juga ikut berperan. Milan terlihat lebih nyaman bermain dalam skema serangan balik, sementara saat dituntut mendominasi permainan, mereka kerap meninggalkan ruang yang berbahaya.
Situasi tersebut membuka peluang bagi lawan untuk menyerang melalui transisi cepat. Dalam laga melawan tim papan bawah, skenario ini sering terjadi dan berulang, membuat Milan kehilangan kontrol permainan.
Massimiliano Allegri menyinggung persoalan ini dalam konferensi pers jelang laga melawan Como. Sang pelatih menekankan bahwa pendekatan permainan sering kali dinilai dari hasil akhir, bukan dari proses yang terjadi di lapangan.
“Pada hari Minggu kami bermain di Florence, dan setelah kuarter yang gemilang, seharusnya kami sudah mencetak tiga gol melalui Pulisic. Jika Anda mencetak gol, pendekatannya sudah tepat, tetapi jika tidak, semuanya bergantung pada hasilnya," ucap Allegri.
Ketidaksempurnaan dan Konsistensi AC Milan
Allegri juga mencontohkan laga lain yang menunjukkan betapa tipisnya margin dalam sepak bola. Milan bisa tampil buruk pada babak pertama, tapi bangkit pada babak kedua. Begitu juga sebaliknya.
“Saya setuju bahwa kami tertinggal delapan kali, tetapi kami juga bangkit delapan kali: itu tergantung pada apakah Anda melihat gelas setengah penuh atau setengah kosong," ucap Allegri.
"Jika semuanya sempurna, dan dalam sepak bola itu tidak mungkin, semua pertandingan akan berakhir 0-0 atau tim yang sama akan selalu menang," tutupnya.
Sumber: SempreMilan
Lanjut Baca:
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Menjauh di Puncak, Manchester United Terlempar dari 5 Besar

4 days ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476486/original/030489400_1768767314-Senegal_s_Sadio_Mane__center__and_Morocco_s_Neil_Yoni_El_Aynaoui.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399914/original/016768900_1762046895-000_82QL8V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5000534/original/082574100_1731311615-Real_Sociedad_vs_Barcelona_Takefusa_Kubo-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325995/original/067664800_1756072996-AP25236770009173.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475879/original/033699600_1768669300-Chelsea_vs_Brentford.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5296278/original/088895300_1753546932-20250726_Persija_Jakarta_Vs_Arema_FC-15_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475994/original/061072500_1768704714-liverpool_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475841/original/087878400_1768663052-000_932Q8KW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475087/original/034613000_1768549904-000_92VU3BV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364456/original/056540700_1759114295-AP25271625016073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5399835/original/045498200_1762014184-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449627/original/013308900_1766102390-massimiliano_allegri_napoli_milan_ap_altaf_qadri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3407636/original/089109900_1616392147-20210321IQ_Arema_FC_vs_Persikabo_1973_26.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475824/original/018331100_1768660299-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399890/original/092514200_1762039707-Juventus_coach_Allenatore_Luciano_Spalletti_directs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4181490/original/013696200_1664952493-AP22274463657076.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·