Liputan6.com, Jakarta - Lagu “Menerima Luka” yang dinyanyikan oleh Natasya Sabella, dirilis pada 12 Desember 2024, tapi belakangan ini kembali viral di platform seperti YouTube, TikTok, dan Spotify berkat lirik emosionalnya tentang perpisahan cinta.
Lagu "Menerima Luka" ini relevan di era media sosial di mana banyak orang berbagi cerita galau cinta. Lirik sederhana tapi menyentuh, seperti "Walau berat hati tuk relakan, meskipun luka harus ku terima," membuatnya pendengar mudah merasa terhubung maupun membagikannya di TikTok atau YouTube. Popularitasnya melonjak sejak Desember 2024, dengan jutaan views, karena mencerminkan realita hubungan modern yang tak selalu abadi.
Hingga awal Januari 2026, video lirik di YouTube Natasya Sabella telah ditonton lebih dari 1,7 juta kali, didorong tren TikTok dengan klip pendek yang menonjolkan bait menyentuh. Popularitasnya meledak di Indonesia berkat relevansi dengan kisah asmara sehari-hari, membuatnya dibagikan luas di media sosial.
“Menerima Luka” adalah lagu ciptaan David Elsandro, Audree Dewangga, Andre Lizt, Trakast dan produser LDR, David Elsandro, Audree Dewangga, Recky Risanto. Saat artikel ini ditulis pada Rabu (14/1/2026), video musiknya yang dirilis di YouTube sejak 12 Desember 2024 telah mendulang 2,592,120 views, juga masuk #Top 50 Viral Spotify.
Seperti apa lirik lagu "Menerima Luka" dari Natasya Sabella?
Lirik Lagu Menerima Luka dari Natasya Sabella
Tak ingin menentang Tuhan
Bila ini yang ditentukan
Jika waktunya
Untuk berpisah
Walau berat hati tuk relakan
Meskipun luka harus ku terima
Hubungan lama tak menjamin slamanya
Hu-hu-hu-hu
Jangan kau tangisi
Akhir perpisahan ini
Walau tak ku pungkiri
Sakitnya buatku hancur sekali
Bagaimana bisa Tuhan persatukan
Lalu dipisahkan
Untuk apa cinta
Tapi akhirnya luka
Kata yang terucap
Tak lagi hangat dalam sekejap
Tak lagi tersisa hanya selamat tinggal
Walau tak ku pungkiri
Sakitnya buatku hancur sekali
Bagaimana bisa Tuhan persatukan
Lalu dipisahkan
Untuk apa cinta
Tapi akhirnya luka
Walau tak ku pungkiri
Sakitnya buatku hancur sekali
Bagaimana bisa Tuhan persatukan
Lalu dipisahkan
Untuk apa cinta
Tapi akhirnya luka
Untuk apa cinta
Tapi akhirnya luka
Makna Lagu Menerima Luka
Lagu "Menerima Luka" mengusung tema utama tentang penerimaan perpisahan cinta dengan penuh kepasrahan dan keikhlasan. Liriknya menggambarkan pergulatan batin seseorang yang harus merelakan hubungan lama meski berat, tanpa menentang kehendak Tuhan.
Fenomena lagu "Menerima Luka" baru-baru ini sedang di perbincangkan di berbagai platform musik berkat resonansi emosionalnya bagi pendengar yang mengalami putus cinta dan menggambarkan proses menerima kenyataan pahit hubungan yang gagal setelah diperjuangkan lama.
Sesuatu yang Dipaksa, pada Akhirnya Akan Hilang
Dalam unggahan pada Desember 2024 saat merilis "Menerima Luka", Natasya juga pernah menceritakan makna di balik lagu ini.
"Menerima Luka, lagu yang menceritakan tentang seseorang yang dulu memaksa untuk terus bersama dan sadar nyatanya sesuatu yang di paksa pada akhirnya akan hilang.. dan masih ada di titik mempertanyakan “ Mengapa Tuhan persatukan, Jika pada akhirnya dipisahkan?" tulisnya.
Lanjut Baca:
Kak Seto Kecam Praktik Child Grooming, Setelah Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Viral

3 days ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476428/original/039242600_1768749440-Miss_0.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476420/original/079349500_1768748761-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3018588/original/008255000_1578657461-IMG_20200110_132629.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476249/original/074056300_1768721274-Gigi_Perez_perform_di_atas_panggung__IG_gigi4perez_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5056184/original/008915700_1734509774-Andrew_Susanto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439170/original/011580500_1765351897-WhatsApp_Image_2025-12-10_at_14.22.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476382/original/075734800_1768738348-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_19.01.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2942211/original/004663700_1571314631-WhatsApp_Image_2019-10-17_at_19.13.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476365/original/034456100_1768732998-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_15.59.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476345/original/089000700_1768730768-happiest_yahya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474631/original/041319900_1768498974-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_00.16.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476339/original/034510100_1768729257-Screenshot_2026-01-18_163816.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476284/original/028140900_1768724991-Cover___Lead__18_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476288/original/089608300_1768725077-unnamed-33.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474964/original/099569300_1768545259-Surat_untuk_Masa_Mudaku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390142/original/027974000_1761232668-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_19.52.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5274842/original/066514900_1751813073-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425070/original/013103300_1764211382-ARNE.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425161/original/045302800_1764215576-atletico_madrid_vs_inter_milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5079575/original/007201300_1736152577-1735888186921_ciri-tensi-rendah.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4668817/original/047647600_1701319471-person-holding-world-aids-day-ribbon.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424978/original/015359200_1764192932-virgil_van_dijk_protes_liverpool_psv_ap_jon_super.jpg)



English (US) ·