Inter vs Milan: Ditanya Soal Pergantian Lautaro Martinez, Respons Chivu Bikin Wartawan Terdiam

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan menyakitkan Inter Milan dari AC Milan memunculkan perdebatan sengit mengenai taktik yang diterapkan Cristian Chivu. Gaya bermain menyerang total yang diusung sang pelatih dinilai meninggalkan celah menganga di lini belakang yang mudah dimanfaatkan lawan.

Gol kemenangan Milan yang dicetak Christian Pulisic lahir dari skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi pertahanan Nerazzurri. Padahal, Chivu mengklaim timnya sudah bermain sangat disiplin sepanjang babak pertama.

Selain masalah taktik, keputusan Chivu menarik keluar kapten tim, Lautaro Martinez, di awal babak kedua juga memancing tanda tanya besar. Banyak pihak menilai keputusan itu aneh mengingat Inter sedang dalam posisi tertinggal dan butuh gol.

Situasi ruang ganti dan konferensi pers pun sempat memanas ketika awak media mencecar alasan di balik pergantian sang bomber utama. Chivu memberikan respons yang cukup tegas dan sedikit ketus terkait keputusan teknisnya di laga Inter vs Milan tersebut.

Kecolongan Serangan Balik Fatal

Chivu menyadari bahwa gaya main timnya yang menuntut banyak pemain naik menyerang memang memiliki risiko tinggi. Namun, ia bersikeras bahwa secara statistik timnya tidak banyak membiarkan lawan melakukan tembakan ke gawang.

Satu-satunya kesalahan fatal dalam laga tersebut adalah membiarkan Alexis Saelemaekers leluasa mengirim bola yang berujung gol Pulisic. Chivu tetap membela pendekatannya meski harus membayar mahal dengan kekalahan.

"Karakteristik pemain kami berarti kami terpaksa menyerang dengan banyak orang, yang pasti membuat kami sedikit terbuka," jelas Chivu kepada media.

"Namun, saya ingin menunjukkan bahwa kami hanya mengizinkan satu serangan balik hari ini, dan itu fatal," dalih mantan bek Inter tersebut.

Saran 'Nakal' untuk Pemain

Menghadapi tim yang gemar melakukan serangan balik seperti Milan, dan juga calon lawan berikutnya Atletico Madrid, Chivu punya saran khusus. Ia meminta para pemainnya untuk lebih cerdik dalam memutus momentum serangan lawan sejak dini.

Pelatih asal Rumania itu bahkan secara tersirat menyarankan pemainnya untuk melakukan pelanggaran taktis jika diperlukan. Menurutnya, mengorbankan kartu kuning lebih baik daripada membiarkan lawan mengembangkan permainan berbahaya.

"Mengingat risiko yang kami ambil dengan pendekatan menyerang ini, kami tidak terlalu membiarkan banyak tembakan ke gawang," analisis Chivu.

"Saya pikir kami perlu mencium bahaya lebih awal, mungkin memberikan beberapa kartu kuning lagi untuk menghentikan situasi ini sebelum berkembang," tambahnya.

Misteri Pergantian Lautaro Martinez

Momen yang paling banyak dibicarakan selain gol adalah ditariknya Lautaro Martinez tak lama setelah jeda turun minum. Publik menduga ada masalah cedera atau kebugaran yang dialami striker Timnas Argentina tersebut.

Namun, Chivu langsung menampik spekulasi tersebut dengan nada yang kurang bersahabat. Ia menegaskan bahwa pergantian itu murni kebutuhan strategi dan ia berhak mengganti siapa saja.

"Dia (Lautaro) baik-baik saja. Memangnya saya boleh tidak boleh melakukan pergantian pemain?" jawab Chivu dengan nada tinggi.

"Itu adalah keputusan teknis, itu adalah pilihan saya. Para pemain di bangku cadangan pantas memberikan kontribusi mereka juga, Bonny dan Pio telah melakukannya dengan baik musim ini," tegasnya.

Pantang Cari Kambing Hitam

Kritik juga sempat mengarah pada performa kiper Yann Sommer yang lagi-lagi dianggap kurang sigap menghalau bola serangan balik. Statistik mencatat Inter kebobolan empat gol dari serangan balik meski lawan hanya mencatatkan sedikit tembakan tepat sasaran dari skema itu.

Akan tetapi, Chivu enggan terjebak dalam narasi menyalahkan individu pemain di depan publik. Ia pasang badan untuk seluruh skuadnya dan menekankan pentingnya evaluasi bersama.

"Mereka mencoba mencetak gol dengan segala cara yang mungkin, dan itulah semangat yang ingin saya lihat," puji Chivu soal mentalitas timnya.

"Saya tidak menganalisis individu di depan umum, karena saya tidak akan pernah melakukan itu. Ketika saya melihat pemain saya memberikan segalanya dalam latihan, saya tidak akan pernah menuding kesalahan di sini," tutup Chivu.

Read Entire Article