China tetap dukung Kuba di tengah ancaman Amerika

6 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Beijing (ANTARA) - Pemerintah China mengatakan tetap mendukung Kuba sebagai negara yang berdaulat di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"China dengan tegas mendukung Kuba dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta menentang campur tangan eksternal," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (12/1).

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut Kuba sebagai salah satu kemungkinan target kebijakan pemerintahannya. Trump bahkan mengatakan bahwa negara Karibia tersebut “siap untuk tumbang.”

"Kami mendesak AS untuk segera menghentikan blokade, sanksi dan pemaksaan dalam segala bentuk terhadap Kuba, dan bertindak dengan cara yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas regional," tambah Mao Ning.

Menanggapi ancaman Trump, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengatakan, Kuba adalah negara yang bebas, merdeka, dan berdaulat, dan menolak tuduhan Trump bahwa negara kepulauan itu memberikan "layanan keamanan" kepada Venezuela sebagai imbalan atas minyak.

Diaz-Canel di platform media sosial X, Minggu, mengatakan bahwa AS "tidak memiliki otoritas moral untuk menuduh Kuba dalam hal apa pun", seraya menambahkan bahwa pihak AS mengubah segalanya, bahkan nyawa manusia, menjadi bisnis.

Presiden Kuba itu mengatakan bahwa AS "berlebihan" dalam menanggapi negara Karibia tersebut karena keputusan berdaulat rakyat Kuba untuk memilih model politik mereka.

Menurut Diaz-Canel, Kuba tidak menyerang atau mengancam negara lain, dan menambahkan bahwa negaranya siap mempertahankan diri "hingga tetes darah terakhir."

Sedangkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba Bruno Rodriguez menuduh AS mengandalkan kekuatan dan agresi selama lebih dari enam dekade serta menegaskan negaranya akan terus mempertahankan kedaulatannya dari tekanan Washington.

Rodriguez menyampaikan melalui platform media sosial X bahwa Washington telah "menggunakan kekuatan dan agresi terhadap Kuba selama 67 tahun" seraya menambahkan bahwa AS berupaya "memaksakan kehendaknya atas hak-hak negara berdaulat".

Ia menggambarkan kekuatan AS bertumpu pada “kekuatan militer yang sangat besar dan skala ekonominya,” serta apa yang ia sebut sebagai “pengalaman luas dalam agresi dan kejahatan.”

Sebaliknya, Rodriguez menegaskan, di sisi Kuba terdapat landasan yang berbeda. Menurutnya, “di pihak kami ada akal sehat, hukum internasional, dan semangat patriotik seluruh rakyat.”

Ia menekankan bahwa rakyat Kuba tidak akan menyerahkan kedaulatannya. “Kami, rakyat Kuba, tidak siap menjual negara kami atau menyerah pada ancaman dan pemerasan,” ujarnya.

Rodriguez juga mengatakan bahwa Havana tidak akan melepaskan “hak prerogatif yang tidak dapat dicabut,” yang digunakan untuk membangun “masa depan sendiri, hidup damai bersama masyarakat dunia.”

Baca juga: AS: Caracas harus hentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, Kuba

Baca juga: Kuba jajaki peluang bisnis baru di Pameran Impor Internasional China

Baca juga: China desak AS segera cabut sanksi terhadap Kuba

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article